Kelola Ruang Laut Berkelanjutan, WPP-714 Akan Dibukukan

472

KKPNews, Bogor – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Sekretariat Badan Litbang KP menggelar acara “Write-Shop Penyusunan Buku Wilayah Pengelolaan Perikanan” yang bertempat di Aula Balai Litbang Budidaya Air Tawar Bogor.

Kegiatan ini sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mengelola sumber daya kelautan dan perikanan secara lestari dan berkelanjutan dengan berbasis wilayah. Acara bertajuk Laut Banda hingga Teluk Tolo (WPP-714) ini berlangsung selama dua hari, yaitu tanggal 25-26 Januari 2016.

Buku-buku ini akan dijadikan rujukan bagi pengelolaan ruang laut hingga ke pengelolaan perikanan tangkap dan budidaya, serta penguatan daya saing produk melalui ilmu pengetahuan dan teknologi yang dikembangkan oleh para peneliti dan perekayasa Badan Litbang KP.

Adapun dua orang anggota dari tim penyusunnya adalah Dr. Taslim Arifin, Ketua Kelompok Litbang Kebijakan Pengelolaan Sumber Daya Pesisir,Pusat Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Laut dan Pesisir (P3SDLP), dan  Dr.-Ing. Widodo S. Pranowo, Peneliti Madya Bidang Oseanografi.

Taslim diberi tugas langsung untuk menyusun narasi rekomendasi model pengelolaan sumberdaya pesisir di WPP-714. Sedangkan Widodomenyiapkan gambaran umum, data runtut waktu variabilitas iklim laut terhadap lingkungan perairan, dan juga sumber daya non-hayatinya.

Outline materi yang akan disajikan di dalam buku WPP-714 kini telah berhasil disepakati pada hari pertama acara Write-Shop yang dimoderatori oleh Kepala Sub Bagian Monev Sekretariat Badan Litbang KP Tri Handanari, M.Sc.

Disusul pada hari keduanya, tim telah berhasil menyepakati tentatif jadwal penyusunan buku hingga rencana FGD yang pada hari itu di moderatori oleh Dr. Drama sebagai Kepala Bagian Datin dan Monev.

Dalam kesempatan tersebut, turut mengundang beberapa narasumber pakar untuk membedah buku lebih dalam. Turut hadir pula para peneliti lingkup Badan Litbang KKP yang berpartisipasi aktif dalam Write-Shop tersebut seperti: Prof. Dr. Zachri Nasution, Prof. Dr. Armen Zulham, Prof. Dr. Singgih Wibowo, Prof. Bambang Samiyono, Dr. Joni Haryadi, Dr. Umi Muawanah, Bambang Adhitya, M.Sc, Dr. Masdikdik.

(FA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (62.5%)
  • Sedih (25.0%)
  • Tidak Peduli (12.5%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)

Comments

comments