Metrotvnews.com, Jakarta: Satuan Tugas Khusus Polda Metro Jaya menggeledah kantor PT Unichemcandi Indonesia di Jalan Raya Candi, Sidoarjo, Jawa Timur. Penggeledahan terkait dugaan praktik suap dan gratifikasi kuota impor garam di Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan.

Penggeledahan berlangsung Rabu 26 Agustus, siang. Tim dipimpin Koordinator Satgasus Kombes Krishna Murti didampingi Ketua Satgasus AKB Hengki Haryadi. Tindakan hukum itu juga disaksikan sejumlah perwira menengah dari Polda Metro Jaya dan Kapolres Sidoarjo AKB Anggoro.

Sumber Media Indonesia membenarkan penggeledahan tersebut. Katanya, penyidik masih mencari sejumlah dokumen impor milik PT Unichemcandi Indonesia. “Barang bukti sedang kami cari,” ujar dia.

Menurutnya, lokasi perkara adalah gudang sekaligus pabrik distributor garam. Selain di Sidoarjo, perusahaan juga memiliki kantor lain di Sumatera dan Jawa Timur.

Pengungkapan perkara tentang dugaan kartel garam itu bermula dari penangkapan tersangka Lucie Maryati, Direktur PT Garindo Sejahtera Abadi (GSA). PT GSA merupakan satu dari tujuh importir garam yang kuotanya sengaja dimanipulasi Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag.

Bahkan, Menteri Kemaritiman Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti sempat melabeli importir itu dengan istilah ‘7 Samurai’ atau mafia garam. Alhasil, pelanggaran hukum itu semakin mengimpit para petani garam lokal.

Sumber Media Indonesia menjelaskan, permainan yang dilakukan pelaku semisal Lucie adalah dengan meminta penambahan kuota impor garam konsumsi dari Dirjen Daglu Kemendag yang kala itu dijabat tersangka Partogi Pangaribuan.

Setelah terjadi kesepakatan penambahan kuota beserta uang pelicin, praktis suplai garam dari Tiongkok dan Australia untuk PT Garindo tidak lagi terkendala. Modus tersebut ternyata dilakukan beberapa importir seperti PT Unichemcandi.

Hingga berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi dari tim satgasus yang melakukan penggeledahan di Sidoarjo. “Ini kita masih kerja. Keterangan nanti saja,” ucap Krishna Murti.
TII

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments