Jurnal TIMIT Cruise 2015: Antara Science, Pride dan Seasick

189

TIM TIMIT Cruise 2015 kembali terhubung dengan peradaban pada 12 Oktober 2015 ketika memasuki wilayah Selat Lombok. Chief Scientist TIMIT Cruise 2015 Anastasia Tisiana Ph.D melaporkan kepada P3SDLP-News bahwa pada 11 Oktober 2015 diadakan kuliah umum di atas Kapal Riset Baruna Jaya VIII, dengan 5 orang presenter. Presenter tersebut antara lain Dr. Maxi Parengkuan (Universitas Surya), Dr. Yudi Nurul Ikhsan (Universitas Padjadjaran), Dr. Ajeng Kurniasari Putri peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Daya Saing Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan, serta Faisal Hamzahyang merupakan Peneliti dari Balai Penelitian dan Observasi Laut yang sedang menempuh studi Master-nya di Xianmen University, dalam pemaparan tersebut diikuti dengan alunan gelombang singnifikan yang cukup memabukan.

Peneliti Muda Bidang Oceanografi Fisik Hari Prihatno, M.Sc. memberikan testimoninya pada saat pemaparan materinya, bahwa pelayaran TIMIT Cruise 2015 ini merupakan pelayaran perdananya menggunakan Kapal Riset Baruna Jaya VIII di wilayah laut teritorial Indonesia. Pengalaman sebelumnya, lebih sering melakukan pelayaran di Laut Cina Selatan menggunakan Kapal Riset Cina.

Hingga pukul 14:41 WITA pada 12 Oktober 2015, dalam keadaan “rough wave”, Tim TIMIT Cruise 2015 telah melaksanakan pengukuran CTD casting di 22 (dua puluh dua) stasiun, 5 (lima) kali CTD towing, dan 4 (empat) kali penurunan Turbo Map, serta satu set Oceanographyc Mooring di Selat Lombok Utara. “Waktu gelombang 3-4 meter ada yang mabuk…lumayan lah 3 hari mabuk gratis dan halal…” jelas Chief Scientist TIMIT Cruise 2015 Anastasia.

Tim TIMIT diestimasikan tiba di Pelabuhan Perikanan Samudra (PPS) Nizam Zachman di Muara Baru, Jakarta Utara pada 18 Oktober 2015. Selamat berlayar, selamat bertugas, semoga sehat selalu dan tiba kembali di Jakarta dengan selamat.

WRITTEN BY RIZAL ABIDA

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments