Jelang Puasa dan Lebaran Tahun 2019, KKP Pantau Pasokan dan Harga Ikan

84
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) menyelenggarakan rapat koordinasi pemantauan pasokan, stok dan harga ikan menjelang menjelang hari-hari besar dan keagamaan, terutama menjelang datangnya bulan puasa dan lebaran tahun 2019 di Jakarta, Selasa (24/4). Dok. Humas PDSPKP

KKPNews, Jakarta – Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 71 tahun 2015 tentang Penetapan dan Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting menyebutkan bahwa ikan dengan jenis jenisnya bandeng, kembung, tuna, tongkol dan cakalang sebagai salah satu barang kebutuhan pokok dan penting.

Perpres tersebut mengamanatkan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah berkewajiban mengendalikan ketersediaan barang kebutuhan pokok dan atau barang penting dengan jumlah yang memadai,mutu yang baik dan harga yang terjangkau.

Adapun Undang-Undang Pangan Nomor 18 Tahun 2012 Pasal 3 menyebutkan bahwa penyelenggaraan pangan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia yang memberikan manfaat secara adil, merata dan berkelanjutan berdasarkan Kedaulatan Pangan, Kemandirian Pangan dan Ketahanan Pangan. Ketahanan pangan dan gizi merupakan bagian dari upaya pemenuhan hak atas pangan yang menjadi salah satu pilar utama hak azasi manusia pendukung terwujudnya ketahanan nasional dan modal pembentukan sumber daya manusia yang berkualitas, mandiri dan sejahtera.

Sebagai implementasi dari Perpres dan UU tersebut, pada Selasa (24/4) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) melaksanakan rapat koordinasi pemantauan pasokan, stok dan harga ikan menjelang hari-hari besar dan keagamaan, terutama menjelang datangnya bulan puasa dan lebaran tahun 2019.

Rapat koordinasi ini mengundang Dinas Perikanan dari beberapa provinsi yakni  DKI Jakarta,  Jawa Tengah,  Jawa Barat,  Jawa Timur,  Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Selain unsur pemerintah daerah, rapat juga melibatkan BUMN perikanan Perindo dan Perinus, suplier ikan, pengusaha retail modern, serta pelaku usaha hotel dan restoran.

Dari laporan peserta rapat dapat disimpulkan bahwa secara umum pasokan ikan saat ini cukup berlimpah sehingga ketersediaan ikan selama bulan puasa dan lebaran  diperdiksikan aman. Harga ikan di beberapa daerah (red—Jatim, Jabar, Sulsel, Sumut dan Jateng) juga dinilai relatif stabil menjelang puasa dan lebaran tahun ini.

Hal tersebut dikarenakan pada bulan April-Agustus merupakan musim ikan sehingga keberadaan ikan melimpah. Sementara itu, harga selama bulan puasa diprediksikan akan akan tetap mengalami  kenaikan namun nilainya relatif kecil.

Adapun untuk permintaan ikan pada bulan puasa diperkirakan akan mengalami kenaikan pada minggu-minggu pertama dan akan kembali normal sampai dengan menjelang lebaran berdasarkan dari pengalaman tahun-tahun sebelumnya. Selama momen lebaran, permintaan ikan cenderung menurun karena masyarakat lebih banyak mengonsumsi daging ayam dan daging sapi. Permintaan ikan diperkirakan akan kembali meningkat seminggu setelah lebaran. (Humas PDSPKP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (50.0%)
  • Terinspirasi (50.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments