Jelang IEU-CEPA, KKP Harapkan Dukungan Belgia Bebaskan Tarif Bea Masuk ke Uni Eropa

32
Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerima kunjungan dari Duta Besar Belgia untuk Indonesia H.E. Stephane De Locker di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (14/11). Dok. Humas KKP

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menerima kunjungan dari Duta Besar Belgia untuk Indonesia H.E. Stephane De Locker di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jakarta, Kamis (14/11). Turut mendampingi Sekretaris Jenderal Nilanto Perbowo dan Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDPKP) Agus Suherman.

Dalam kesempatan ini, Nilanto menyebut KKP setiap tahun berpartisipasi dalam Seafood Expo Global, pameran seafood terbesar di dunia. Dalam pameran tersebut, Indonesia memboyong para eksportir seafood untuk memasarkan berbagai jenis hasil perikanannya di pasar Eropa. Ikan tuna, ikan cakalang, ikan kerapu, udang, gurita, dan rajungan (blue swmming crab) menjadi beberapa komoditi andalan yang dipasarkan.

Meskipun begitu, Nilanto menyatakan bahwa produk ekspor hasil perikanan Indonesia masih dihadapkan pada kendala tarif bea masuk yang diberlakukan oleh Uni Eropa. Untuk itu, ia meminta dukungan diplomasi Belgia untuk membebaskan tarif bea masuk tersebut.

“Kami telah menegosiasikan hal ini selama 3 (tiga) tahun belakangan. Pada Desember mendatang, kita akan menandatangani Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA). Kami berharap, Indonesia bisa mendapatkan pembebasan tarif bea masuk untuk seluruh produk perikanan,” ujarnya.

Stephane pun menyambut baik hal itu. “Itu juga yang menjadi harapan kami semua,” imbuhnya.

Dalam kesempatan ini, Stephane juga menyampaikan undangan kepada Menteri Edhy untuk menghadiri peringatan 70 tahun hubungan diplomatik Belgia-Indonesia di kediamannya esok hari. Ia menyebut, Indonesia dan Belgia memiliki hubungan yang spesial karena Belgia bersama dengan India dan Australia. pernah bertindak membantu penyelesaian konflik antara Belanda dan Indonesia pada tahun 1949 melalui pembentukan Komite Tiga Negara (KTN) .

Menariknya, Kedutaan Besar Belgia akan menyelenggarakan bersih pantai di Pulau Damar Besar, Kepulauan Seribu sebagai bagian dari rangkaian acara. Kegiatan ini akan diikuti oleh 150 relawan guna menjaga pantai dan laut Indonesia bersih demi keberlanjutan ekosistem kelautan dan perikanan.

Menteri Edhy pun menyambut baik undangan ini. Ia pun menyampaikan apresiasinya kepada Stephane yang berkenan untuk hadir mengunjungi langsung dirinya di Kantor KKP.

“Terima kasih atas undangannya. Tentu saya akan hadir bersama isteri. Saya sangat senang Anda berkenan hadir ke kantor ini. Semoga kerja sama antara Belgia dan Indonesia, terutama di bidang kelautan dan perikanan terus meningkat dalam periode pemerintahan ini,” tandasnya. (ERB)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments