Jalani Tes Covid-19, Menteri Edhy Pastikan Dalam Kondisi Baik

187
Menteri Edhy mencicipi makanan olahan ikan (Foto: KKP)

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo mengunjungi RSPAD Gatot Soebroto, kemarin. Kedatangan Menteri Edhy ke rumah sakit tersebut untuk memeriksakan diri terkait virus corona (Covid-19).

Kedatangan Edhy menambah deretan Menteri Kabinet Indonesia Maju yang sudah menjalani pemeriksaan di RSPAD Gatot Soebroto. Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Maaruf Amin juga sudah memeriksakan diri terkait Covid-19.

Pemeriksaan Presiden dan Wakil Presiden beserta para menteri ini merupakan langkah antisipasi menyusul status positif corona Menteri Perhubungan, Budi Karya pada Sabtu 14 Maret 2020.

Usai menjalani pemeriksaan, Menteri Edhy mengaku kesehatannya baik-baik saja. Ia tidak sedang batuk maupun sesak napas yang menjadi ciri terjangkit Covid-19.

“Saya aman, baik, tapi kita tunggu saja hasilnya ya,” ujar Edhy.

Dalam beberapa waktu terakhir, Menteri Edhy memang tidak bertemu dengan Menteri Budi Karya. Saat rapat terbatas (ratas) pada 11 Maret, ia sedang menjalani sidang terbuka promosi doktor di Universitas Padjadjaran (Unpad) di Bandung.

Menteri Edhy saat mempertahankan disertasinya (FotoL KKP)
Menteri Edhy saat mempertahankan disertasinya (FotoL KKP)

Menteri Edhy mendoakan kesembuhan untuk Menteri Budi Karya dan masyarakat Indonesia yang terjangkit Covid-19. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengikuti anjuran pemerintah, seperti rutin cuci tangan menggunakan sabun dan menerapkan pola hidup sehat dengan rajin olahraga, banyak konsumsi buah, sayur dan air putih.

Menyikapi penyebaran Covid-19 di Indonesia, KKP memberlakukan sistem kerja dari rumah secara bergiliran bagi pegawai. Ini dilakukan untuk menekan penyebaran virus tersebut sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan.

Namun untuk pegawai yang menuju masa lahiran dan pegawai yang sedang menyusui, Menteri Edhy memberi dispensasi. “Untuk ibu yang (hendak) melahirkan, minta dipercepat cutinyalah. Dan yang sudah melahirkan lagi menyusui biar di rumah saja. Yang penting pekerjaan bisa virtual, terpenting hasil akhir,” pungkasnya.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments