Itjen KKP Gelar Video Conference Persiapan Revaluasi Ulang Aset BMN

21
Dok. Humas Itjen KKP

KKPNews, Jakarta – Dalam rangka menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) atas pelaksanaan Revaluasi Aset BMN 2017-2018, di mana nilai hasil Revaluasi Aset BMN tersebut dilakukan take out (dikeluarkan) dari penyajian LK 2018, Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementeiran Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Video Conference dengan 11 Satker guna menyamakan persepsi pelaksanaan Revaluasi ulang pada tahun 2019.

Acara tersebut digelar di Ruang Rapat Itjen Lantai III pada 13 Juni 2019 lalu , dengan dipimpin oleh Inspektur V Jayeng C. Purewanto dan Kepala Biro Keuangan Cipto Hadi Prayitno. Dalam rapat tersebut dikemukakan kendala dan permasalahan pada masing-masing Satker, dan upaya-upaya yang nanti dilakukan pada saat Revaluasi ulang Aset BMN 2017-2018, dengan merujuk pada rekomendasi BPK-RI atas hasil Revaluasi yang telah dilaksanakan sebelumnya.

Pelaksanaan video conference ini memiliki arti strategis mengingat masih banyaknya Kepala Satker yang belum sepenuhnya memahami proses perbaikan Revaluasi BMN, petugas belum memahami proses pengajuan tiket pada aplikasi SIMAN, dan belum memahami proses perbaikan revaluasi BMN yang sedang dilaksanakan, serta belum lengkapnya dokumen sumber dan belum mencakup semua objek Revaluasi 2017-2018.

Selain itu, sebagian besar Satker belum ada Verifikator dan Validator dalam susunan Tim Revaluasi, dan hasil revaluasi belum didukung dengan dokumentasi yang memadai, terdapat kesalahan kodefikasi/ klasifikasi dalam pengisian form pendataan, aplikasi SIMAN belum di up-date, dan berbagai permasalahan lainnya.

Semoga melalui Revaluasi ulang nanti akan diperoleh data akurat dan memadai atas Aset BMN 2017-2018, sehingga kualitas Laporan Keuangan Tahun 2019 lebih meningkat lagi setelah capaian WTP atas LK 2018. (Humas Itjen KKP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments