Intervensi Petani Rumput Laut Menjadi Komoditi Unggulan

289
ilustrasi - google.com

Gorontalo,  (ANTARA GORONTALO) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo Utara akan mengintervensi petani rumput laut untuk mengembangkan komoditas ini sehingga menjadi komoditi unggulan.

Wakil Bupati Roni Imran, Rabu di Gorontalo mengatakan, tahun 2016 nanti pemkab akan menganggarkan bantuan sebesar Rp10 miliar untuk mengintervensi petani pembudidaya dalam bentuk bantuan modal.

“Pemerintah daerah harus berani mengintenvensi petani dengan penganggaran yang sesuai, apalagi komoditas ini sangat menjanjikan untuk menopang kesejahteraan masyarakat secara signifikan,” ujar Roni.

Keberanian tersebut diharapkan mendapat dukungan penuh pihak DPRD, sebab pemerintah daerah sangat serius mengembangkan komoditas ini sebagai unggulan dari Gorontalo Utara.

Ia mencontohkan, modal untuk membudidayakan rumput laut hanya sebesar Rp6 juta per hektare, dalam waktu 45 hari saja petani bisa memanennya dengan keuntungan yang diperoleh sebesar Rp30 juta.

Tentunya untuk mengembangkan komoditas ini, selain intervensi dalam bentuk bantuan modal, pemerintah daerah akan menggandeng pihak Perguruan Tinggi dan memberi penguatan kapasitas bagi para penyuluh agar bisa memberikan pendampingan secara terfokus kepada seluruh petani pembudidaya.

“Jika kita serius, saya yakin budidaya rumput laut akan berhasil di daerah ini apalagi pemerintah daerah dan Perguruan Tinggi akan mengawalinya dengan riset ilmiah terkait lokasi pengembangan yang cocok untuk pembudidayaan rumput laut, selain uji coba budidaya di areal tambak,” tambahnya.

Saat ini melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Gorontalo Utara, beberapa kelompok pembudidaya seperti di Desa Langke dan Ilodulunga Kecamatan Anggrek, sedang membudidayakan bantuan 1 ton bibit rumput laut yang akan dikembangkan sebagai bibit.

Bibit-bibit tersebut akan dijual ulang kepada seluruh petani pembudidaya kecamatan-kecamatan potensial, agar mereka tidak kesulitan mendapatkan bibit rumput laut.

Editor: Hence Paat

Pewarta: Susanti Sako

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments