Impor Garam Diperketat tak Berlaku untuk Industri

142
google.com

Ekonomi.inilah.com — Terkait pengetatan importasi garam, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menjamin ketersediaan bahan baku untuk industri kimia.

Menurut Direktur Jenderal Industri Kimia Tekstil dan Aneka, Kemenperin, Harjanto, ketersediaan bahan baku bagi industri kimia yang beroperasi di dalam negeri, sangatlah utama. Dalam hal ini, pemerintah memberikan jaminan.

“Kami jamin ketersediaan bahan baku garam. Industri kimia ini perlu bahan baku berupa garam, hampir satu juta ton per tahun,” kata Harjanto di Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Harjanto mengakui, industri kimia sempat mempertanyakan jaminan ketersediaan bahan baku garam. Termasuk memungkinkan dibukanya keran impor garam untuk memenuhi kebutuhan industri. “Mereka bertanya demikian karena kebutuhan garam industri sangat tinggi,” kata Harjanto.

Menurut Harjanto, hampir semua industri kimia membutuhkan garam sebagai bahan baku. Mulai dari industri farmasi, kimia, tekstil, kertas, migas, serta industri makanan dan minuman.

Kata Harjanto, apabila bahan baku garam bisa dipenuhi dari dalam negeri, tentunya tidak perlu impor.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments