Ikan Botia Mendominasi Peningkatan Ekspor Ikan Sumsel

86
Dok. Sumselupdate

KKPNews, Palembang – Ekspor ikan hias asal Sumatera Selatan (Sumsel) mengalami peningkatan hingga 21 persen sepanjang 2018. Kepala Stasiun Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (SKIPM) Palembang, Sugeng Prayoga mengatakan, ekspor ikan hias dari perairan Sumsel mencapai 238 sertifikasi ekspor dengan jumlah total ekspor sebanyak 679.237 ekor ikan. Sementara pada 2017, ekspor hanya sebesar 196 sertifikasi dengan jumlah total ikan 575.170 ekor.

“Ekspor pada 2018 lalu, 87 persen didominasi ekspor ikan hias asli perairan Sumatera Selatan,” ungkapnya di Kantor SKIPM Palembang, Senin (14/1).

Menurut Sugeng, ikan hias jenis Botia (Chromobotia macrachantus) berhasil mendominasi ekspor ikan hias Sumsel, yaitu sebanyak 596.939 ekor. Sedangkan sisanya terdiri dari ikan dalum, ikan elang, tiger fish, ikan serandang, dan ikan betutu. Tujuan utama ekspor ikan hias Sumsel adalah Singapura dan Malaysia.

Sebagaimana dikutip dari laman sumselupdate.com, Sugeng menyampaikan, sepanjang tahun 2018, frekuensi lalulintas produk perikanan mengalami peningkatan, baik domestik maupun ekspor. Lalulintas komoditi perikanan domestik 2018 mengalami peningkatan 25 persen menjadi 13.486 sertifikasi dibandingkan 2017 yang hanya 10.767 sertifikasi.

Hal serupa terjadi pada frekuensi lalulintas ekspor untuk komoditi perikanan secara umum. Ekspor perikanan Sumsel meningkat sebesar 7 persen dari 330 sertifikasi ekspor di tahun 2017 menjadi 354 sertifikasi ekspor pada 2018. (Yaumil Syiam Fikri/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments