Implementasikan RAN Konservasi Mamalia Laut, KKP Inisiasi Pembentukan Pokja

22
Dok. Humas PRL

KKPNews, Jakarta – Sebagai tindak lanjut Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 79 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi Nsional (RAN) Konservasi Mamalia, KKP melalui Direktorat Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut (KKHL), Ditjen Pengelolaan Ruang Laut, menginisiasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Mamalia Laut.

Direktur Konservasi dan Keanekaragaman Hayati Laut, Andi Rusandi, dalam sambutannya pada kegiatan  Sosialisasi RAN Konservasi Mamalia Laut di Jakarta (1/8) menekankan pentingnya upaya konservasi mamalia laut karena terkait dengan isu internasional yang dapat berdampak pada hubungan perdagangan perikanan internasional.

Andi menambahkan, ada berbagai tantangan dalam upaya konservasi mamalia laut. “Dalam beberapa tahun ini banyak kejadian mamalia laut terdampar yang butuh dukungan dan peran aktif banyak pihak, terlebih jika mamalia laut yang terdampar berukuran besar dan berada di remote area,” ujar Andi.

Untuk itu, sinergi dari berbagai pihak untuk dapat mengimplementasikan RAN konservasi Mamalia Laut 2018-2022 sangat dibutuhkan. Masing-masing stakeholder diharapkan dapat melaksanakan RAN Konservasi Mamalia Laut sesuai dengan tugas dan kewenangannya.

Kegiatan Sosialisasi RAN Konservasi Mamalia Laut yang dihadiri oleh 75 peserta perwakilan Kementerian dan Lembaga (K/L) Pemerintah, TNI AL, Dit Polair POLRI, Bareskrim POLRI, BUMN dan LSM ini pada akhir sesi menyepakati pembentukan kelompok kerja lintas instansi untuk memonitor pelaksanaan mandat keputusan menteri tersebut. (Humas PRL)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments