Guru Besar IPB Sarankan “Nasi Ikan” Jadi Program Nasional

26
Nasi ikan, bukti secuil bakti KKP untuk Negeri

KKPNews, Jakarta – Gerakan Nasi Ikan yang digagas oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) disarankan menjadi program nasional pemerintah agar manfaatnya bisa menjangkau lebih banyak orang.

Usulan tersebut muncul dalam diskusi online dengan topik Pangan Sehat Nasi Ikan: ”Gizi dan Solidaritas di Tengah Pandemi Covid-19” yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan (PDSPKP) Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) bersama Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan (MPHPI), Jumat (15/5/2020).

“Menurut saya, alangkah baiknya jika gerakan ini menjadi program nasional. Meski begitu, saya sangat menghargai apa yang sudah dilakukan KKP secara personal. Usaha membagikan 15 ribu bungkus nasi ikan sangat mulia,” ujar Guru Besar Departemen Teknologi Hasil Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (IPB), Profesor Nurjanah.

Edhy Nasi ikan

Gerakan Nasi Ikan gagasan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat ini memang sebatas aksi internal berupa pembagian 15 ribu bungkus nasi ikan setiap hari selama Ramadhan. Tujuannya untuk membantu warga kurang mampu sekaligus mengkampanyekan gemar makan ikan. Karena gerakan internal, anggarannya pun bersumber dari hasil patungan pegawai KKP seluruh Indonesia.

Nurjanah memiliki banyak pertimbangan mendukung Gerakan Nasi Ikan menjadi program nasional. Gerakan ini menurutnya akan memberi banyak dampak positif mulai dari aspek sosial, ekonomi hingga kesehatan. Seperti meningkatnya konsumsi ikan di tengah masyarakat yang berimbas pada ikut terdongkraknya penyerapan hasil perikanan.

“Ini akan meningkatkan kesejahteraan nelayan, pembudidaya sekaligus menciptakan lapangan kerja dari hulu ke hilir dari bahan baku, proses pengolahan, transportasi/distribusi penyimpanan,” terang Nurjanah.

KKP Ikang

Alasan lain, konsumsi ikan dapat meningkatkan imunitas sehingga sangat pas digalakkan di masa pandemi Covid-19. Gerakan ini sekaligus mengedukasi semua stakeholder tentang manfaat ikan secara optimal.

“Dan yang tidak kalah penting adalah efek solidaritas untuk semua insan. Jadi saran saya baiknya bukan hanya KKP saja, tapi teritegrasi dengan berbagai kementrian termasuk pemda sehingga terkait secara nasional,” pungkasnya.

Menteri Edhy mencicipi Nasi Ikan yang dibagikan KKP untuk masyarakat
Menteri Edhy mencicipi Nasi Ikan yang dibagikan KKP untuk masyarakat

Sementara itu, Direktur Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP, Machmud menyebut gerakan nasi ikan sebagai aksi solidaritas KKP untuk masyarakat yang terkena dampak ekonomi akibat wabah Covid-19. Nasi ikan diharapkan mampu membantu daya tahan tubuh tetap kuat sebagai upaya melawan paparan virus Covid-19.

“Nasi ikan bentuk solidaritas, mudah-mudahan yang lain ikut serta dalam solidaritas ini sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya,” terang Machmud.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments