Ekspor Perikanan Jawa Tengah Melejit Capai Rp2,1 Triliun

23
Ilustrasi. Dok. Humas KKP

KKPNews, Semarang –┬áNilai ekspor puluhan jenis komoditas perikanan yang berasal dari Jawa Tengah, pada periode Januari-September 2019 mencapai Rp2,1 triliun dengan volume sebanyak 35.478 ton.

“Produk Perikanan yang di ekspor sampai dengan periode September 2019 ini, terdata sebanyak 57 jenis komoditi, dan seluruhnya telah memenuhi persyaratan ekspor dan dilengkapi sertifikat kesehatan ikan yang menjadi jaminan bahwa ikan aman dan layak konsumsi,” ungkap Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang, Raden Gatot Perdana, Kamis (17/10).

Adapun komoditas perikanan yang paling dominan diekspor adalah daging rajungan, dengan nilai ekspor mencapai Rp718 miliar atau setara dengan volume 2.302 ton. Kemudian disusul oleh komiditi surimi, cumi-cumi, udang dan daging nila.

Nilai ekspor produk perikanan tertinggi diduduki Amerika Serikat yaitu Rp763 miliar. Selain itu, China juga merupakan daerah tujuan ekspor yang termasuk dalam tingkatan 5 terbesar dengan volume tonase produk perikanan tertinggi yaitu mencapai 11.042 ton dan disusul jepang yaitu 5.460 ton.

Gatot menilai, pencapaian nilai ekspor komoditas perikanan itu ada karena sertifikasi pada produk-produk komoditas perikanan yang dikeluarkan oleh BKIPM. “Pengawasan terhadap mutu dan keamanan hasil perikanan oleh BKIPM menjadikan produk perikanan memiliki daya jual yang mampu bersaing dengan negara lain,” terang Gatot. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments