DKP Sumbar Dorong Budidaya Lele

1124
by google.com
AntaraSumbar, Padang – Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat terus mendorong masyarakat untuk memiliki usaha budi daya ikan terutama lele di Koto Baru, Nagari Kubang Putiah, Kabupaten Agam guna meningkatkan perekonomian mereka.
“Salah satu cara kami dalam mendorong masyarakat untuk budidaya ikan adalah memberikan pelatihan bagaimana cara budi daya ikan yang baik,” kata Kepala DKP Sumbar, Yosmeri di Padang, Rabu.
Menurutnya, selain dapat meningkatkan produksi ikan budi daya di Sumbar, tentunya juga meningkatkan perekonomian masyarakat.
Ia menyebutkan, DKP juga memfasilitasi masyarakat atau kelompok untuk melakukan pelatihan tentang cara mengolah ikan budidaya untuk dujadikan produk seperti lele kering dan lele asap.
Ia menjelaskan, seperti pada Selasa (27/10), DKP memberikan bibit kepada kelompok fasilitasi kelompok dari Kubang Putih, Kabupaten Agam yang tertarik untuk usaha ternak lele.
“Mereka yang biasanya bertani memiliki minat untuk beternak lele karena dibantu dana oleh ikatan perantau mereka. Untuk itu DKP memfasilitasi melakukan studi banding di beberapa tempat usaha ternak lele di Padang,” jelasnya.
Hal itu dilakukan, katanya, agar mereka tahu bagaimana cara untuk beternak lele dengan baik, sehingga tidak banyak kegagalan yang mereka temui nanti.
“Kami hanya bisa memberikan motivasi dan dorongan untuk terus berusaha, sedangkan keberhasilan nanti tetaplah tergantung dari usaha dan kegigihan mereka sendiri,” ujarnya.
Salah seorang penerima bibit ikan lele, Ishamrizal (44) mengatakan dengan adanya budidaya ikan lele dapat meningkatkan perekonomian di wilayahnya.
“Kalau berhasil budidaya ikan lele ini, maka rencananya kami akan membuat produk dari ikan lele,” kata dia.
Menurutnya dengan produk yang nantinya akan dibuat dari bahan ikan lele dapat menghidupkan usaha kecil dan menengah (UKM).
Ia mengharapkan agar usaha indusri rumahan yang akan dirintisnya berhasil.
Salah seorang penerima bibit lainnya, Yeni (44) mengatakan untuk prospek kedepannya memang belum tahu, karena budidaya ini baru dirintis.
“Rencananya kalau berhasil maka ikan lele ini akan dibuat menjadi produk lele kering,” kata dia.
Menurutnya produk lele kering nantinya akan dipasarkan di Sumbar dan wilayah-wilayah yang terdapat masyarakat koto kubang putih.
“Akan dipasarkan ke Jakarta, Ternate, Pekanbaru dan Ambon,” kata dia.
Malabih (58) mengatakan berterima kasih dengan bantuan bibit gratis yang telah diberikan oleh DKP Sumbar.
“Saya mengucapkan terimakasih atas bantuan ini. Karena wilayah saya ini kurang perhatian dari pemerintah. Dengan adanya budidaya ini maka masyarakat disini dapat membuat usaha industri rumahan,” kata dia.
Ia mengharapkan agar budidaya ini berhasil sehingga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. (cpw)
Sumber: AntaraSumbar
Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Marah (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Sedih (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments