Diwisuda Hari Ini, Lulusan Sekolah Tinggi Jakarta Manfaatkan Peluang Pertumbuhan Sektor Perikanan

1816
Pelantikan 462 taruna/i Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta pada Rabu (6/9). Dok. Humas BRSDMKP

KKPNews, Jakarta – Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Rifky Effendi Hardijanto pada pelantikan 462 wisudawan Sekolah Tinggi Perikanan (STP) Jakarta pada Rabu (6/9) menekankan pesan Menteri Susi kepada para lulusan, agar wisudawan mempertahankan karakter mulai dari bertakwa dan integritas kejujuran kemudian senantiasa berinovasi kreatif, untuk menapak kehidupan di masa datang. Lulusan terdiri dari 9 orang Magister Sains Terapan, dan 453 lulusan Sarjana Terapan Perikanan.

“Integritas ini penting, karena bahaya kalau pintar tapi tidak berintergritas. Yang kedua saya melihat opportunity bagi para alumni STP yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan. Sektor perikanan tumbuh 8% pertahun hampir dua kali lipat diatas pertumbuhan nasional, oleh karenanya sektor perikanan akan menjadi tumpuan bagi perekonomian bangsa,” tambah Rifky.

Rifky mengungkapkan, ditargetkan pada tahun 2045 sektor kelautan dan perikanan dapat menyumbangkan 25% Pendapatan Domestik Bruto (PDB). “Ini angka yang sangat besar sekaligus merupakan tantangan bagi kita semua untuk bisa memanfaatkan ekonomi secara bertanggung jawab atas sumber daya kelautan dan perikanan di Indonesia. Tadi Ibu Menteri berpesan sedapat mungkin adik-adik STP ini bekerja di dalam negeri karena sektor perikanan di dalam negeri tumbuh pesat, baik sektor tangkap, budidaya maupun pengolahan,” imbuhnya lagi.

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) M. Zulficar Mochtar yang juga melantik para lulusan juga menyampaikan bahwa budaya inovasi yang telah ditumbuhkan selama pendidikan hendaknya tidak berhenti. Para wisudawan harus terus berkreasi menumbuhkan jiwa entrepreneurship agar berbagai kesempatan yang ada dapat dimanfaatkan dengan baik.

“Lulusan harus mengenal area-area opportunity yang ada saat ini, temukan inovasi di masing-masing peluang, ini penting dalam perjalanan untuk menjadi mandiri. Peluang ada banyak, dan luas, tapi perlu ditemukan,” ungkap Zulficar.

Diharapkan lulusan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, ditambah dengan sikap positif, yang akan tumbuh menjadi peluang usaha bila didorong dengan semangat inovasi.

“Kami mengapresiasi para lulusan tahun ini yang mengintegrasikan metode riset penelitian ilmiah pada praktik akhir mereka. Hal ini baik, karena budaya riset akan mendorong lulusan menjadi inovatif, selalu ingin menemukan cara-cara baru dalam usaha ekonomi perikanan yang lebih produktif, tetap menjaga lingkungan, bila dibandingkan dengan cara-cara konvensional yang mereka dapatkan saat pendidikan,” demikian disampaikan Zulficar.

Seluruh hasil praktik kerja akhir, sejumlah 434 judul, ditampilkan dalam bentuk poster yang mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori Pajangan Poster Karya Ilmiah Terbanyak dari Wisudawan Sekolah Tinggi Perikanan, dan disampaikan kepada Ketua ST, Moch. Heri Edy dalam rangkaian wisuda hari ini.

“Tercapainya rekor MURI terkait jumlah poster ilmiah yang ditampilkan menggambarkan kapasitas wisudawan kita yang telah memanfaatkan riset dengan optimal untuk membangun karakter entrepreneurship,” tutup Zulficar. (Humas BRSDMKP)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (54.5%)
  • Senang (18.2%)
  • Tidak Peduli (9.1%)
  • Terinspirasi (9.1%)
  • Takut (9.1%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments