Distribusi Nasi Ikan sampai ke Pelosok, KKP Libatkan Penyuluh Perikanan

130
Pegawai KKP memberikan paket nasi ikan kepada petani

KKPNews, Jakarta – Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melibatkan pegawai dan penyuluh perikanan untuk membagikan paket Nasi Ikan ke seluruh pelosok Indonesia.

Sebagaimana diketahui, gerakan berbagi Nasi Ikan dilaksanakan setiap hari pada Bulan Ramadhan 1441 H menjelang waktu berbuka puasa. Setiap harinya, ribuan Nasi Ikan yang dibagi di seluruh Indonesia melalui pegawai BRSDM di daerah.

Donasi ini merupakan hasil solidaritas 9.202 pegawai BRSDM KKP, termasuk di dalamnya  2.676 penyuluh perikanan PNS dan 2.056 PPB Penyuluh Perikanan, yang dilaksanakan dengan dana pribadi, tanpa menggunakan Anggaran Negara demi terciptanya kesetiakawanan nasional selama pandemi COVID-19. Terlebih BRSDM memiliki 48 unit pelaksana tugas (UPT) yang tersebar dari Aceh hingga Sorong. Dengan adanya kerjasama antara staf UPT dengan penyuluh perikanan, gerakan ini pun diharapkan tepat sasaran hingga pelosok Indonesia.

Nasi Ikan seragam

“Di tengah musibah ini, perlu adanya empati dan toleransi tinggi untuk sesama. Tak hanya membantu masyarakat yang membutuhkan, gerakan berbagi Nasi Ikan ini juga membantu meningkatkan perekonomian warga sekitar serta UMKM Indonesia, karena dibeli dari pelaku usaha kecil dan hasil masakan rumah tangga yang terkena dampak pandemi. Melalui gerakan ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan protein masyarakat sekaligus upaya meningkatkan imunitas guna menangkal Covid-19,” tutur Kepala BRSDM, Sjarief Widjaja.

Seperti pembudidaya perikanan di Maros, Daeng Takko, di Takalar, pihaknya mengaku kesulitan memasarkan ikan lele hasil panen karena harga penawaran tidak sesuai dan jauh dari harga pasar. Ketimbang dijual dengan harga yang tidak pantas, Daeng Takko memilih untuk membuang hasil panennya.

Melalui gerakan Nasik Ikan, para penyuluh khususnya di Kabupaten Takalar membantu mendata dan memasarkan ikan Daeng Takko, dengan membeli hasil panennya sebesar 250 Kg, dan diolah menjadi makanan siap santap, Nasi Ikan.

Di Sorong, bantuan ini dibagikan ke beebrapa wilayah Lokasi seputaran Pantai Boswesen, kepada mama mama Penjual Kelapa Muda dari Pulau SOP dan Pulau Buaya, Sepanjang Jalan A.Yani, Daerah Malanu Pasir, Daerah Basuki Rahman dan Para penjual Pinang dan Daun Gatal di sepangang toko Tio.

Nasi ikan untuk masyarakat terdampak panemi
Nasi ikan untuk masyarakat terdampak panemi

Sementara di Bitung, bantuan Nasi Ikan diserahkan kepada warga sekitar khususnya di pesisir pantai di wilayah Kelurahan Tandurusa Kecamatan Aertembaga. Di Palembang, bantuan diberikan di sekitar kawasan  Jakabaring Palembang kepada pemulung, ojek, dan masyarakat yang membutuhkan. Tak hanya itu, di Lombok, para penyuluh perikanan Lombok Timur turut membagikan 400 kotak Nasi Ikan di 7 kecamatan.

Selain gerakan Nasi Ikan, di Pulau Seram, bantuan kemanusiaan juga dilaksanakan oleh Penyuluh Perikanan Kab. Seram Bagian Barat bersama Aparat Desa Kairatu, dan tokoh masyarakat/agama dengan membangun kembali pasar Kairatu pasca 20 tahun tidak aktif sejak konflik kemanusiaan.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments