Direct Export Meeting, Tingkatkan Ekspor Perikanan Maluku

177
Dok. Kaltim Prokal

KKPNews, Maluku – Bea Cukai Maluku bersama dengan Pemerintah Provinsi Maluku melakukan pertemuan dengan pengusaha perikanan dalam rangka ekspor langsung produk perikanan dari Maluku. Plt. Gubernur Maluku, Zeth Sahuburua memimpin pertemuan bersama dengan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Maluku, Kepala Dinas Perdagangan Maluku, dan Kepala Pelabuhan Perikanan Dobo.

Kakanwil Bea Cukai Maluku, Finari Manan dan jajaran hadir dalam pertemuan tersebut sebagai bentuk komitmen mendukung kebangkitan ekspor langsung produk perikanan dari wilayah Maluku.

Dalam pertemuan tersebut, Kakanwil Bea Cukai Maluku menyampaikan mekanisme ekspor khususnya komoditi perikanan, baik persyaratan dan ketentuan sesuai aturan yang berlaku, serta dukungan penuh Bea Cukai kepada pengusaha dan eksportir komoditi perikanan untuk memajukan ekonomi Maluku khususnya wilayah Dobo, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku.

“Kami dan aparat pemerintah/kementerian lembaga berdasarkan deklarasi bersama yang telah dilaksanakan sebelumnya, berkomitmen siap melayani 24 jam 7 hari untuk kegiatan eksor langsung dari wilayah Maluku, ekspor itu mudah, dan tanpa biaya,” ujar Finari.

Zeth Sahuburua, meminta dua hal penting kepada pengusaha dan eksportir perikanan untuk mengekspor langsung produknya dari Dobo, dan proses penangkapan ikan atau sejenisnya menyertakan penduduk lokal Maluku minimal 25 persen. Atas permintaan itu, langsung direspon oleh pengusaha ikan di wilayah Dobo untuk segera merencanakan ekspor langsung dari Maluku, di mana yang bersangkutan berencana akan melakukan ekspor ikan sekitar 1.000 ton (10 container) pada akhir April atau awal Mei ini.

“Diharapkan dengan adanya pertemuan ini, akan lebih mendorong para eksportir produk perikanan bahkan produk lainnya sebagai komoditi ekspor, untuk bersama membangun provinsi Maluku menjadi lebih makmur, meningkatnya pendapatan daerah, dan pertumbuhan ekonomi menjadi lebih tinggi dengan adanya gairah ekspor langsung dari wilayah Maluku. Bea Cukai Maluku dalam menjalankan fungsinya sebagai trade facilitator dan industrial assistance akan terus mendorong dan melakukan inisiasi serta bekerja sama dengan pemerintah daerah Maluku dalam rangka peningkatan pertumbuhan ekonomi dan kemudahan iklim usaha (EoDB) di wilayah Maluku,” papar Finari. 

*dilansir dari Indopos.co.id

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments