Diperkirakan karena Suhu Meningkat, Seekor Arapaima Mati

44
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Jombang –┬áSatu ekor ikan predator Arapaima Gigas milik Masudin (46) warga Dusun Ketanen, Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang mati, diduga karena suhu panas yang terlalu tinggi.

Masudin menduga matinya satu ekor ikan miliknya tersebut mati karena keracunan pakan atau tercemar sampah plastik. Bahkan, sebelum ditemukan tewas, ikan itu sudah terlihat ada tanda-tanda keanehan dan nampak lemah dari ikan lainnya. Diketahui, Masudin memiliki lima ekor Arapaima.

“Ikan ini terlihat lemas sejak seminggu lalu, makannya sudah. Awalnya kami mengira keracunan atau makan plastik,” ujar Masudin, Jumat (25/10).

Masudin menilai sudah satu pekan cuaca panas terasa di daerahnya. Bahkan, suhu di sekitar kolam ikan Arapaima miliknya mencapai 42 derajat celcius. Kemudian untuk mengetahui penyebab kematiannya, ikan tersebut dikeluarkan dari kolam, kemudian badan ikan dibelah.

“Ikan itu kami bedah untuk mencari penyebab matinya, kami kira karena makan plastik ternyata tidak. Diperkirakan ikan mati karena suhu cuaca panas, beberapa hari terakhir cuaca disini sangat panas,” terangnya.

Kemudian, kematian ikan peliharaan Masudin yang berumur 10 tahun dengan berat 70 kilogram itu dilaporkan ke Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan hasil Perikanan (BKIPM). “Ikan yang ada disini sudah saya laporkan ke BKIPM. Nanti saya akan lapor matinya 1 ekor saya. Dagingnya diberikan ke warga, kalau kulitnya disimpan jika nanti ada kepentingan penelitian,” paparnya. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments