Delapan Kapal Pelaku Illegal Fishing Akan Ditenggelamkan

127
ilustrasi. Foto: int
Jakarta. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berencana untuk melakukan penenggelaman delapan kapal yang akan dilaksanakan di tiga titik, yakni Aceh, Batam, dan Pontianak pada tangal 19 – 20 Oktober 2015.

 

Kapal – kapal yang akan ditenggelamkan tersebut adalah kapal – kapal yang tertangkap oleh KKP maupun TNI AL dalam patroli pada bulan Maret dan Juni 2015. Kapal tersebut dirampas untuk ditenggelamkan sesuai dengan amanah Undang – Undang.

Menurut Mahkamah Agung, KKP dapat menenggelamkan kapal tangkapan selama kapal tersebut belum dilaporkan atau diajukan ke pengadilan. Kapal-kapal tersebut diantaranya dua kapal berbendera Thailand dan enam kapal berbendera Vietnam.

“Untuk mempercepat mata rantai ini dan memang semangat pertama pemerintahan Jokowi itu untuk langsung penenggelaman sesuai dengan amanah undang – undang” ungkap Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam konferensi pers di Jakarta (15/10).

Dalam kesempatan yang sama, Ia juga mengungkapkan penangkapan kapal tanker MT. Galuh Pusaka dan MT. Mascott II. Keadaan kapal Tanker MT. Galuh Pusaka saat ditemukan di perairan Tarempa, Anambas Kepulauan Riau pada tanggal 30 Juni 2014 dalam keadaan tanpa awak dan ruang mesin yang tidak berfungsi.

“Kapal ini diduga melakukan phantom ship dengan tujuan untuk mendapatkan klaim asuransi perusahaan. Sedangkan kapal MT. Mascott II ditangkap di Laut Cina Selatan karena diduga membawa muatan bahan bakar minyak tanpa dilengkapi dokumen yang sah. Saat ditangkap MT.Mascott II membawa solar sebanyak 253 ton”, papar Susi. (Wien/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments