Coaching Clinic, KKP Gali Potensi SDM Mewujudkan Pelayanan Prima

29
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Ciawi – Penyelenggaraan pelayanan publik dewasa ini masih dihadapkan pada beberapa persoalan. Guna mengatasi hal itu diperlukan upaya alternatif yang nantinya dapat berjalan secara berkesinambungan sehingga tercipta pelayanan prima sekaligus membangun kepercayaan masyarakat. Hal ini sejalan dengan amanat dalam UU No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik bahwa setiap penyelenggara pelayananan publik harus memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan masyarakat.

Menjawab tantangan tersebut, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan (PSSK) menggelar Coaching Clinic Budaya Pelayanan Prima Bagi Petugas Pelayanan Publik di Ciawi, Jumat (5/7).

Kepala Pusat Standardisasi Sistem dan Kepatuhan, BKIPM, Teguh Samudro mengungkapkan, dalam membangun pelayanan prima harus dimulai dari mewujudkan atau meningkatkan profesionalisme Sumber Daya Manusia (SDM) untuk dapat memberi pelayanan yang terbaik, mendekati atau melebihi standar pelayanan yang ada.

“Perilaku pelaksana pelayanan publik berbanding lurus dengan perilaku baik pelaksananya. Perilaku yang baik tercermin dari sikap yang harus dimiliki oleh pelaksana pelayanan,” terangnya.

Adapun sikap yang harus dimiliki oleh SDM pelaksana pelayanan menurutnya adalah adil dan tidak diskriminatif, cermat, santun dan ramah, tegas dan dapat diandalkan, profesional, tidak mempersulit, tidak menyalahgunakan wewenang, serta tidak menyimpang dari prosedur yang ada.

Teguh menilai, Reformasi Birokrasi di KKP terus mengalami perkembangan, salah satunya dalam hal peningkatan kualitas pelayanan publik. “Ini ditunjukkan dengan kualitas pelayanannya yang beretika dan profesional,” ujarnya.

Tak hanya itu, KKP saat ini tengah dibangun konsep digitalisasi pelayanan publik dimana seluruh pelayanan telah menggunakan perangkat Information Comunication Technology (ICT) yang diimplementasikan dengan pelayanan dalam aplikasi maupun online. Salah satu contoh yang sedang dikembangakan saat ini adalah pelayanan Online Single Submission atau yang kita kenal dengan nama OSS.

Teguh pun berharap, dalam coaching clinic kali ini para peserta dapat memanfaatkan kesempatan yang ada sehingga nantinya dapat terwujud pelayanan prima yang diberikan kepada masyarakat. “Saya sangat mengharapkan kegiatan ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya,” tutupnya.

Coaching clinic tersebut menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya yang berasal dari Konsultan Training dari Lintas Organizer, Biro SDM KKP, Inspektur 4 KKP, dan Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP.

Adapun peserta yang hadir sebanyak 50 orang terdiri dari petugas pelayanan publik PTSP KKP, petugas pelayanan dari UPT KIPM dan pegawai lingkup KKP. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments