Bulan Bakti, BKIPM Tebar 1,2 Juta Ikan Asli Indonesia di Waduk Sermo

19
Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Yogyakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) melakukan penebaran (restocking) ikan asli Indonesia di Waduk Sermo, Kulon Progo, Yogyakarta pada Senin (24/6).

Penebaran 1,2 juta ikan ini merupakan rangkaian acara Bulan Bakti Perikanan. Penebaran ikan dipimpin langsung oleh Kepala BKIPM Rina. Adapun jenis ikan yang ditebar adalah 450.000 ekor ikan Tawes dan 750.000 ekor ikan Nilem. Penebaran ini dilakukan untuk menjaga populasi ikan konsumsi, guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Rina menjelaskan, penebaran ikan dilakukan di Waduk Sermo karena terdapat sekitar 1.000 penduduk yang mata pencahariannya bergantung pada waduk tersebut. Sementara itu, populasi ikan yang banyak hidup di waduk justru banyak ikan red devil yang merupakan ikan invasive.

Dalam setiap penangkapan, hampir 80 persen ikan yang tertangkap merupakan red devil yang harga jualnya hanya sekitar Rp5.000/kg. Sementara itu, harga nilem dan tawes bisa mencapai Rp18.000/kg.

Dalam kesempatan tersebut, Rina meminta kepada warga agar dapat memberi jeda waktu pada populasi ikan yang telah disebar agar ikan-ikan dapat berkembang biak. “Minimal membiarkan ikan-ikan tersebut selama tiga bulan untuk tumbuh. Setelahnya, silahkan dipanen dengan menyisihkan sedikit penjualan untuk kembali membeli benih,” ujar Rina.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kulonprogo Sudarno mengungkapkan, pihaknya sudah berupaya menebar benih ikan setiap tahun, meski masih dalam jumlah terbatas. Selain itu, para nelayan juga telah difasilitasi berbagai perlengkapan.

“Para nelayan juga diberikan fasilitas pendukung, baik sarana untuk penangkapan maupun budidaya. Mulai dari kapal, jarring, hingga benih,” tuturnya.

Penebaran benih ikan di Waduk Sermo ini diharapkan dapat dijadikan momentum bagi pemangku kepentingan dan masyarakat di sekitar waduk untuk bersama-sama menjaga kelestarian sumber daya ikan sehingga mewujudkan pemanfaatan sumber daya ikan yang berkelanjutan. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments