BKIPM Surabaya II Masuk TOP 45 Inovasi Pelayanan Publik

20
Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Rina mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima penghargaan TOP 45 yang diraih oleh BKIPM Surabaya dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB 2019, Selasa (15/10). Dok. Humas BKIPM

KKPNews, Jakarta – Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) mewakili Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menerima penghargaan TOP 45 yang diraih oleh BKIPM Surabaya dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Kemenpan RB 2019. Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla  di Istana Wakil Presiden, Selasa sore (15/10).

Dalam sambutannya, Wapres Jusuf Kalla (JK) mengatakan inovasi sebagai tanda majunya bangsa. Lahirnya inovasi bersumber dari inisiatif, pengetahuan dan pengetahuan teknologi. Inovasi diciptakan untuk mempermudah urusan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup setiap individu, meningkatkan ekonomi warga bahkan meningkatkan kesehatan masyarakat. Tak hanya itu, JK juga menekankan agar inovasi dapat memberikan nilai tambah bagi suatu negara dengan memperbaiki produk serta layanan yang dimiliki.

“Ukuran kemajuan suatu negara selaku diukur dari berapa nilai tambah negara itu. Itulah pentinganya inovasi yang memberikan nilai tambah yang lebih tinggi dan lebih cepat. Inovasi memperbaiki produk kita, memperbaiki layanan kita, karena itu akan memberikan urutan-urutan nilai tambah yang baik dan juga meningkatkan kesejahteraan yang baik,” ungkap JK.

Proses kompetisi ini dimulai dari pendaftaran proposal inovasi melalui http://sinovik.menpan.go.id. Tahun ini terekam sebanyak 3.156 proposal yang mendaftar, dan menunjukkan peningkatan dibanding tahun sebelumnya yang hanya 2.824 proposal. Dari hasil desk evaluation, diperoleh Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019.

Setelah tahap Top 99, dilakukan evaluasi lapangan oleh tim evaluator dan tim panel independen. Dari hasil penilaian lapangan, ditentukan 45 inovasi terbaik yang ditetapkan dengan Keputusan Menteri PANRB No. 18/2019 tentang Top 45 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2019.

Pada kompetisi ini, BKIPM Surabaya II menjagokan OSS-Q (One Stop Service Quarantine) sebagai inovasi pelayanan publik dalam aspek karantina ikan. Dimana dengan OSS-Q, proses karantina menjadi lebih singkat dan mudah.

OSS-Q harus bersaing dengan 3.155 inovasi dari 331 instansi untuk masuk dalam Top 45. Selanjutnya, inovasi yang berhasil masuk Top 45 berpeluang mengikuti Kompetisi United Nation Service Public Award (UNSPA) 2020. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments