Apa Benar Kematian Ikan Pertanda Gempa dan Tsunami? Ini Penjelasannya

26
Dok. Istimewa

KKPNews, Bandung – Terjadinya kematian ikan massal di daerah Ambon, berakibat pada munculnya isu liar bahwa kematian massal ini merupakan pertanda datangnya gempa dan tsunami. Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan klarifikasi soal berita kematian ikan secara massal yang dikaitkan sebagai pertanda gempa dan tsunami.

“Selama ini belum pernah ada peristiwa gempa besar dan memicu tsunami yang didahului oleh matinya ikan secara massal,” kata Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG, Senin (16/9).

BMKG meminta warga tidak mudah percaya isu yang sulit dipertanggungjawabkan kebenarannya. Dalam ilmu gempa bumi tanda alam seperti itu nihil sebagai pertanda gempa dan tsunami. “Kematian ikan secara massal ini dipastikan oleh sebab lain,” ujarnya lewat keterangan tertulis.

Daryono menilai, selama ini kasus kematian ikan secara massal dapat diakibatkan oleh adanya ledakan, keracunan, atau faktor lingkungan yang mengakibatkan ikan mati. Saat ini pihak terkait sedang melakukan investigasi untuk mencari sebab matinya ikan-ikan di Pantai Ambon.

Aktivitas kegempaan di Ambon dan sekitarnya saat ini tergolong normal. “Tidak tampak adanya aktivitas yang mencolok sehinga masyarakat diminta tenang,” kata Daryono.

BMKG juga meminta masyarakat tidak perlu mengungsi karena saat ini sedang tidak ada kejadian gempa kuat. BMKG juga tidak sedang mengeluarkan peringatan dini tsunami. (Humas BKIPM)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments