2016, PEMERINTAH PERKETAT PROTEKSI TIGA PERAIRAN INI

525
copyright by denverpost.com

KKPNews, Jakarta – Pada 2016 mendatang, Kementerian Kelautan dan Perikanan akan fokus memproteksi tiga wilayah perairan yang kerap menjadi surga pencurian ikan. Perairan tersebut yakni  Arafura, Halmahera Utara dan Natuna.

“2016 yang pertama, kita akan fokus pada perairan di Arafura, kemudian di utara Halmahera Pasifik, dan di Natuna. Karena fokus-fokus itu yang memang selama ini sangat potensial terjadi pencurian ikan”, jelas Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Wakasal) Widodo, yang juga menjabat sebagai Kepala Pelaksana Harian Satgas Illegal Fishing, saat temu wartawan, di Kantor KKP Jakarta, Senin (28/12).

Selain itu, dia menambahkan, pada 2016 nanti, KKP melalui Satgas Illegal Fishing akan mengoptimalkan kegiatan operasional, yakni dengan menghadirkan pesawat-pesawat patroli  maritim.

“Nanti kita akan mengefisiensikan operasional dengan menghadirkan pesawat-pesawat patroli maritim, sehingga kapal-kapal ini tidak bergerak dulu ke tengah, namun satpatroli maritim ini melihat potensi pelanggaran terlebih dahulu. Baru kemudian kapal-kapal kita gerakkan pada sasaran-sasaran. Tentunya memang sudah di sana ada indikasi pencurian ikan.”, lanjut Widodo.

Widodo mengatakan, pesawat patroli maritim tersebut, nantinya akan mengelilingi di tiga perairan yang menjadi titik rawan potensi pencurian ikan terjadi. Dia pun berharap, pada 2016 nanti, sudah tersedia UAV atau pesawat terbang tanpa awak, untuk dijadikan pesawat patrol maritime.

“Syukur-syukur kita juga sudah punya UAV, yang membuat operasional lebih efisien. Jadi pesawat tanpa awak itu berpatroli pada wilayah-wilayah yang memang sangat tinggi potensi pelanggaran pencurian ikannya, kita operasionalkan di sana dan kapal-kapal kita siagakan di dekat sana. Sehingga beigtu ada sasaran langusng kita tangani”, pungkasnya.

(MD/DS)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments