2.397 Kapal Perikanan Belum Lakukan Perpanjangan Izin

157
Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar. Dok. Humas DJPT

KKPNews, Jakarta – Direktur Jenderal Perikanan Tangkap M. Zulficar Mochtar secara resmi mengumumkan izin kapal perikanan >30 GT di Indonesia yang telah kedaluwarsa dan belum melakukan perpanjangan izin penangkapan ikan sebanyak 2.397 unit per tanggal 1 April 2019.

Dari jumlah tersebut, terdapat 10 unit kapal yang izinnya sudah berakhir kurang lebih satu bulan yang lalu, 237 unit kapal izinnya sudah berakhir 1-3 bulan, perizinan 929 unit kapal masa berlakunya berakhir 3-12 bulan, sebanyak 379 izin berakhir 1-2 tahun dan 842 unit kapal izin telah berakhir lebih dari 2 tahun.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, M. Zulficar Mochtar menyatakan pelaku usaha tidak perlu menunggu izin habis baru melakukan permohonan perpanjangan. Pelaku usaha dapat mengajukan permohonan perpanjangan izin sejak tiga bulan sebelum surat izin penangkapan ikan atau surat izin kapal pengangkut ikan (SIPI/SIKPI) berakhir, dengan ketentuan tahun kedua harus tetap melakukan cek fisik sesuai dengan peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 30 Tahun 2012 dan perubahannya tentang Usaha Perikanan Tangkap.

Para pelaku usaha juga dapat memanfaatkan sistem e-service perikanan tangkap untuk mengajukan permohonan SIPI/SIKPI. Secara online, proses dan alur dokumen perizinan dapat terpantau real time sehinga pelaku usaha dapat mengaksesnya di mana pun dan kapan pun.

Data lengkap 2.397 kapal perikanan yang belum melakukan perpanjangan izin tersebut dapat diakses di sini. (Humas DJPT)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments