Wujudkan SDM Perikanan yang Kompeten, BKIPM KKP Terima Lisensi LSP-PHPMI

106
Serah terima lisensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pengendali Hama, Penyakit dan Mutu Ikan (LSP-PHPMI), Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM), antara Ketua BNSP dengan Kepala BKIPM . Dok. BKIPM

KKPNews, Jakarta – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menerima lisensi kompetensi Lembaga Sertifikasi Profesi Pengendali Hama Penyakit dan Mutu Ikan (LSP-PHPMI), sebagai pelaksana sertifikasi yang terpercaya dalam mewujudkan SDM perikanan yang kompeten, profesional dan berdaya saing. Sertifikat lisensi diserahkan oleh Ketua Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP) Sumarna F. Abdurahman kepada Kepala BKIPM KKP Rina, pada 18 September lalu di Gedung Mina Bahari II, Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta.

Sertifikasi ini merupakan pengakuan secara formal terhadap kompetensi kerja yang dikuasai oleh personil dari hasil pelatihan dan pengalaman kerja pada bidang profesi yang dilandasi oleh pengetahuan, keterampilan dan sikap kerja.

Kepala Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM Teguh Samudro menyambut baik pemberian lisensi ini. “Dengan terlisensinya LSP-PHPMI ini diharapkan mampu mewujudkan sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang kompeten dan profesional,” ungkap Teguh.

Sebagai informasi, LSP-PHPMI sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi memiliki tiga skema sertifikasi okupasi yang terdiri dari skema pengendali hama penyakit dan mutu ikan; penanggung jawab jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan; dan auditor hasil perikanan atau yang dikenal juga sebagai inspektur mutu (fish inspector).

Lembaga Sertifikasi Profesi Pengendali Hama, Penyakit dan Mutu Ikan (LSP – PHPMI) mempunyai visi yaitu sebagai pelaksana sertifikasi yang terpercaya dalam mewujudkan SDM perikanan yang kompeten, profesional dan berdaya saing.

Adapun misi yang ditetapkan adalah memberikan pelayanan sertifikasi kompetensi yang prima, mengembangkan standar kompetensi kerja di bidang pengendali hama penyakit dan mutu ikan, menegakkan kode etik pelaksanaan sertifikasi, menjalin dan membina kemitraan dalam rangka sertifikasi kompetensi.(AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments