Waspadai Peredaran Ikan Berformalin di Takengon, Aceh Tengah

72
Ilustrasi

KKPNews, Takengon – Tim Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Laboratorium Pembinaan dan Pengujian Mutu Hasil Perikanan (LPPMHP) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Aceh Tengah menemukan kandungan formalin pada sejumlah ikan yang beredar di pasaran wilayah Takengon, Kabupaten Aceh Tengah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah, Sabilul Rasyid di Takengon, Rabu (23/5).

Atas temuan tersebut, DKP Aceh Tengah bersama Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Aceh Tengah dan Dinas Pangan Kabupaten Aceh Tengah segera berkoordinasi untuk mempersiapkan tindak lanjut yang diperlukan.

“Pertama, kita nanti akan membuat imbauan melalui spanduk. Kedua, kita akan memberikan penyuluhan kepada pedagang ikan dan kepada masyarakat supaya masyarakat jangan tertipu lagi,” ungkap Sabilul.

Pihak terkait pun sudah terjun langsung ke pasar-pasar pada Kamis (24/5) pagi untuk melakukan pemeriksaan dan memberikan penyuluhan kepada pedagang dan masyarakat tentang ikan berformalin.

Sebelumnya, surat atas nama Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Tengah terkait temuan jenis ikan mengandung formalin tersebut beredar luas ke publik di daerah melalui media sosial. Dalam surat tertanggal 19 Mei 2018 yang ditandatangani Sabilul Rasyid tersebut turut dilampirkan hasil uji formalin dan jenis ikan mengandung formalin yang dijual di dua pasar di Takengon.

Dalam surat edaran tersebut disebutkan, terdapat 7 jenis ikan mengadung formalin dengan tingkat konsentrasi 0,1 sampai 0,4 ppm di Pasar Paya Ilang Takengon. Ketujuh jenis ikan tersebut adalah jenis kerapu dan bawal asal Langsa; dan cumi-cumi, anak dencis, udang, kantup, dan ikan pisang-pisang dari pasar grosir.

Adapun di Pasar Bawah Takengon ditemukan sebanyak 4 jenis ikan mengadung formalin dengan tingkat konsentrasi 0,1 sampai 0,25 ppm. Ikan tersebut adalah ikan jenara asal Peudada, Kabupaten Bireuen; kantup asal Idi, Kabupaten Aceh Timur; nila asal Panton Labu, Kabupaten Aceh Utar; dan jenis ikan cirik asal Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments