Waspada Badai Markus, Nelayan Badung Diminta Hati-hati Melaut

75
Ilustrasi. Dok. Kompas.com

KKPNews, Mangupura – Cuaca buruk beberapa hari belakangan membuat Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan waspada terhadap gelombang tinggi akibat siklon tropis marcus. Untuk itu, masayrakat yang berada di pesisir Kabupaten Badung, Provinsi Bali, diminta untuk berhati-hati dalam beraktivitas, terutama nelayan yang akan melaut.

“Kepala Dinas Perikanan Badung Putu Oka Swadiana, mengatakan meski nelayan memiliki pengalaman dalam melaut, namun dalam menghadapi cuaca ekstrem ini wajib tetap waspada. “Walau sudah pengalaman kami tetap mengimbau agar nelayan juga tak lupa memperhatikan peringatan yang dikeluarkan pihak berwenang, dalam hal ini BBMKG,” ujar Oka Swadiana, Rabu (21/3).

Berdasarkan peringatan BBMKG Wilayah III Denpasar tersebut, dalam beberapa hari ke depan diprediksi akan terjadi gelombang tinggi dan angin kencang. Hal ini dipengaruhi oleh siklon tropis marcus di Australia yang kemungkinan akan melewati Bali.

Menyadari risiko yang mungkin dihadapi nelayan dalam menjalankan profesinya, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah menyiapkan jaminan keselamatan dalam program asuransi nelayan. Program yang telah berjalan sejak 2016 ini juga telah menyentuh nelayan Kabupaten Badung.

“Sudah ada kurang lebih 600 nelayan yang mendapat Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) secara gratis dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI,” ungkap Oka.

Dengan asuransi ini, nelayan yang meninggal saat tengah beraktivitas di laut akan diberikan santunan sebesar Rp200 juta. Adapun nelayan yang meninggal di darat akibat sakit dan sebagainya diberi santunan sebesar Rp160 juta. Selain itu, asuransi juga diberikan untuk biaya pengobatan kecelakaan saat melaut hingga Rp20 juta. Santunan asuransi ini dapat diberikan langsung kepada ahli waris.

Sejak sebulan lalu, program asuransi nelayan tidak lagi gratis. Namun, nelayan yang menginginkan asuransi dapat mendaftarkan diri kepada Asuransi Jasindo dengan premi yang terjangkau yaitu hanya Rp175 ribu per tahun. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments