Volume Perdagangan Ikan Indonesia Kuartal II 2018 Naik 7 Persen

46
Ilustrasi

KKPNews, Jakarta – Volume perdagangan ikan Indonesia pada kuartal II – 2018 mengalami kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu. Berdasarkan data Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), volume perdagangan produk perikanan mati mencapai 517.951 ton naik atau naik 7,77% dan produk perikanan hidup tercatat sebanyak 10,8 miliar ekor atau naik 6,87% year on year (YoY).

Kepala BKIPM Rina mengatakan, kenaikan volume perdagangan tersebut terlihat relatif merata di seluruh daerah Indonesia sebab terjadi peningkatan permintaan produk-produk perikanan Indonesia untuk pasar dalam maupun luar negeri. “Kualitas kita sudah sesuai dengan permintaan dan berada di harga yang tepat” kata Rina (1/7).

Menurutnya, dari kebanyakan produk yang diekspor, komoditas udang menduduki posisi tertinggi. Rina menambahkan, volume perdagangan produk ikan mati sebanyak 7,77% dan perdagangan ikan hidup sebanyak 6,87% termasuk dalam capaian ekspor dan lintas dalam negeri.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Perikanan Nusantara (Perinus) Dendi Anggi Gumilang mengaku industri ikan memang sedang meningkat. Hingga tengah tahun, pendapatan PT Perinus telah tercatat di kisaran Rp480 miliar atau sudah hampir separuh dari target pendapatan tahunan yang sebesar Rp1,1 triliun.

Adapun fokus Perinus saat ini masih di perdagangan ikan dalam negeri, namun Dendi tidak menutup kemungkinan untuk ekspor salah satu langkahnya adalah dengan berencana untuk menambah alat produksi kapal tangkap dan alat tampung perusahaan.

“Target tahun ini volume tangkap akan naik, sekarang kami sedang proses pembuatan kapal baru sebanyak hampir 5 kapal,” kata dia.

Menurut dia, lima kapal tersebut memiliki ukuran bervariasi dari besaran 30 Gross Tonnage (GT) hingga 150 GT. (Dea Radista Rachmi)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments