KKPNews, Jakarta – Amerika Serikat merupakan pangsa pasar terbesar bagi ekspor hasil perikanan dari Indonesia, data pada tahun 2015 menunjukkan bahwa nilai ekspor ke negara tersebut mencapai 38,12% dari total nilai US$4.286.566, sedangkan nilai impor produk perikanan dari US sebesar US$1.490.767. Dalam rangka evaluasi sistem jaminan mutu dan keamanan hasil perikanan dan ketertarikannya untuk mempelajari sektor perikanan budidaya, Tim Inspeksi US-FDA (United State Food and Drug Administration) berkunjung ke Indonesia dan secara resmi diterima oleh Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (BKIPM-KKP), Rina, selaku Otoritas Kompeten di bidang mutu dan keamanan hasil perikanan, di Gedung Mina Bahari II, Jakarta (12/4).

“Dalam kunjungan kali ini, Tim Inspeksi US-FDA akan menitikberatkan pada produk perikanan : udang dan kepiting. Lokasi kunjungan telah ditetapkan oleh Tim Inspeksi US-FDA di 3 Provinsi,”, jelas Rina di Ruang Carpio Gedung Mina Bahari lantai 6. Dengan didampingi oleh petugas dari Pusat Sertifikasi Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, tim ini berencana untuk mengunjungi tempat-tempat yang telah ditentukan.

Lokasi yang akan dikunjungi di ketiga Provinsi tersebut : 1. DKI Jakarta: Otoritas Kompeten Pusat dan Laboratorium (Balai Uji Standar KIPM); 2. Lampung: Otoritas Kompeten lokal, Laboratorium, Unit Supplier (Tempat Pengolahan Kepiting), Tambak Udang, Distributor Obat Terdaftar; 3. Jawa Timur, lokasi yang akan dikunjungi : Unit Supplier (Tempat Pengambilan Kepiting), Unit Pengolahan Ikan, Tambak Udang, Supplier Obat Ikan, Tempat Pemancingan dan Laboratorium.

US FDA Lampung 2
US-FDA Lampung

Penyelesaian beberapa permasalahan ekspor ke Amerika Serikat juga menjadi agenda pembicaraan tim US-FDA dengan BKIPM. Demikian pula beberapa hal terkait Sistem Jaminan Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan yang diimplementasikan di Indonesia seperti prinsip from farm/vessel to table, budidaya melalui sertifikasi, registrasi dan monitoring, sertifikasi Cara Penanganan Ikan yang baik di kapal dan inspeksi selama pemindahan ikan ke pelabuhan yang dilaksanakan juga pada tingkat supplier, sertifikasi HACCP dan sertifikat Kesehatan Ikan. Pemerintah Indonesia juga menyampaikan permintaaan diantaranya agar Amerika Serikat meregistrasi Unit Pengolahan Ikan yang hendak mengekspor produk perikanan ke negara tersebut. Dalam rangka koordinasi dan harmonisasi sistem jaminan mutu produk perikanan antara Indonesia dan Amerika Serikat, US-FDA akan membangun hubungan resmi dengan Indonesia melalui “Confidential Commitment”.

Kedatangan Tim Inspeksi kali ini diwakili oleh Barbara Montwill dan Jane Cluster, selain bertujuan untuk menambah kedekatan antara Indonesia dan Amerika dalam hal kolaborasi sistem jaminan mutu, juga untuk memastikan bahwa hasil perikanan Indonesia yang diekspor ke Amerika Serikat aman untuk dikonsumsi.

DATA EKSPOR PRODUK PERIKANAN INDONESIA KE AMERIKA SERIKAT TAHUN 2015

No Negara Volume (Ton) Persentase (%) Nilai (US$) Persentase (%)
1. Amerika Serikat 185.958 25,14 1.634.120 38,12
2. China 133.848 18,10 716.370 16,71
3. Japan 86.144 11,65 675.262 15,75
4. Uni Eropa 57.403 7,76 281.817 6,57
5. Thailand 44.952 6,08 89.341 2,08
6. Vietnam 13.312 1,78 52.248 1,24
7. Rusia (EEU) 3.899 0,53 24.266 0,57
8. Lainnya 214.022 28,94 813.142 18,97
Total 739.543 4.286.566

DATA IMPOR PRODUK PERIKANAN DARI AMERIKA SERIKAT TAHUN 2015

No. Jenis Produk Volume (Kg) Trend (%)
2014 2015
1. King Crabs 952.115 1.247.455 31,02
2. Salmon 129.579 33.948 -73,80
3. Squid 53.200 29.250 -45,02
4. Cod Fish 53.182 44.986 15,41
5. Tuna 47.060 17.785 -62,21
Total 1.295.978 1.490.767 11,20

 

(hms)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments