Tiga Pemenang Lomba Masak Ikan Nusantara Siap Sajikan Menu untuk Presiden Di HUT Ke-72 RI

35
Para finalis Lomba Masak Ikan Nusantara usai penjurian final di di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Jumat (11/8). Dok. Humas KKP/Joko Siswanto

KKPNews, Jakarta – Dalam perayaan 72 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini, pemerintah melaui Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Kesehatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kantor Staff Presiden dan Kementerian Pariwisata bekerjasama dengan Primarasa.co.id, situs masak Femina Group menggelar audisi dan roadshow Lomba Masak Ikan Nusantara di lima kota dan menghasilkan 10 koki terbaik dari Batam, Gorontalo, Biak Papua, Jakarta dan Pontianak.

Bertempat di Lippo Mall Kemang para finalis Lomba Masak Ikan Nusantara telah mengikuti Penjurian Final pada Jumat (11/8). Dari hasil seleksi tersebut dipilih lagi menjadi 3 finalis dan terpilihlah 2 pemenang dalam kompetisi tersbeut, yakni Abdul Kadir dari Pontianak, Ruben Jeremia dari Jakarta dan Narti Buo dari Gorontalo.

Masing-masing menu mereka telah mendapat penilaian dari juri yang bertugas yakni, Vindex Tengker (Chef Garuda Indonesai), Dharmastuti Nugroho (Kepala Biro Pengelolaan Istana Sekretariat Presiden), Johan Susmono (Ketua Pokja 3, Tim Penggerak PKK Pusat), Roy N Mandey (Ketua Umum DPP APRINDO) dan Vita Datau (ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata RI). Tidak ketinggalan Koordinator Penjurian Chef Naldi Budhyarto (editor Primarasa dan Kepala Dapur Uji Femina).

Abdul Kadir mengaku, dalam memasak menu andalannya yakni Botok Ikan Masak Putih, ia memberi inovasi bahan, kuah dan bumbunya. “Saya kasih inovasi kuahnya merah putih karena dalam rangka 17-an. Tempat sausnya juga saya kasih bambu runcing, jadi mungkin dewan juri tertariknya ke temanya. Untuk masakannya sendiri, botok itu mungkin di daerah lain juga ada botok tapi di Kota Pontianak, botoknya sedikit beda dari botok di kota-kota lain. Kita pakai daun mengkudu. Sedangkan isinya kita pakai ikan fillet, serundeng, abon ikan, dan bumbu-bumbu penyedap lainnya,” akunya saat ditemui wartawan usai acara pengumuman juara lomba memasak ikan di Jakarta pada Jumat (11/8).

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Bina Mutu, Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Innes Rahmania mengatakan kegiatan lomba memasak ini merupakan hasil diskusi antar lembaga pemerintah, terutama Kantor Staff Kepresidenan. “Keprihatinan presiden terkait setiap kali lebaran orang susah cari daging karena mahal kemudian kepikiran kenapa tidak cari ikan saja sebagai alternatifnya. Kemudian KSP dengan K/L terkait terinspirasi untuk mengadopsi programnya KKP yang gerakan memasyarakatkan makan itu. Kemudian diselenggarakanlah Lomba Masak Ikan ini,” ungkap Innes.

“Harapannya dengan lomba-lomba seperti ini kan orang-orang lebih tahu masakan berbahan dasar ikan, bukan hanya digoreng, dibakar saja, tapi ada olahan-olahan lain yang merupakan masakan daerah,” pungkasnya. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments