Stok Ikan di Kota Palembang Dipastikan Cukup Sepanjang Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri

34
Dok. Humas DJPB

KKPNews, Palembang – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memastikan stok ikan di Kota Palembang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan ramadhan sampai dengan hari raya Idul Fitri mendatang. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, usai mendampingi kunjungan kerja spesifik Komisi IV DPR RI di pasar Lemabang, Kota Palembang, Rabu (30/5).

“Kami ingin pastikan bahwa stok ikan konsumsi ini bisa mencukupi kebutuhan dan tentunya memastikan harga stabil sesuai daya beli masyarakat. Kota Palembang merupakan kota besar dengan jumlah penduduk mencapai lebih kurang 1,8 juta jiwa dan dianggap bisa mewakili kondisi ketersediaan stok ikan secara umum di wilayah Sumatera Selatan,” jelas Slamet.

Menurut Slamet, selama berinteraksi langsung dengan pedagang ikan, memang ada kenaikan harga pada kisaran Rp2.000 sampai dengan Rp3.000 per kg khusus untuk ikan laut. Kenaikan ini dikarenakan ikan laut lebih banyak didatangkan dari wilayah Jakarta, Lampung, dan Bengkulu. Namun demikian, berdasarkan pengakuan pedagangan kenaikan tersebut masih wajar dan bisa terjangkau. Sedangkan untuk ikan air tawar tidak ada kenaikan harga karena ikan lebih banyak disuplai dari Palembang dan daerah lain di Sumatera Selatan, seperti Kabupaten Ogan Komeling Ilir, Musirawas, Oku Timur, dan Musi Banyuasin.

“Stabilisasi pangan berbasis ikan utamanya sepanjang Ramadan menjadi mutlak. Oleh karenanya monitoring secara rutin harus dilakukan untuk memastikan sistim logistik berjalan efektif. Di sisi lain, kita akan mendapat gambaran bagaimana melakukan intervensi saat terjadi kondisi pasar yang fluktuatif,” pungkasnya.

Pantauan di Lapangan menunjukkan jenis ikan yang masuk ke pasar Lemabang didominasi oleh ikan tongkol, patin, gurame, dan ikan mas. Harga ikan tersebut masing-masing untuk ikan tongkol mencapai Rp28.000 per kg; ikan patin Rp20.000 per kg; gurame Rp40.000 per kg; dan ikan mas rata-rata mencapai Rp30.000 per kg.

Juwita, salah seorang pedagang ikan di pasar Lemabang mengaku bahwa stok ikan sepanjang bulan Ramadan ini masih normal seperti biasanya, dengan harga yang relatif stabil. Kalaupun ada kenaikan untuk jenis ikan laut masih dianggap wajar.

“Kalau jumlah ikan yang masuk ke Lemabang ini, sepanjang Ramadan tidak ada perubahan, tetap seperti biasa. Kami suplai ikan dari pasar Jakabaring dengan harga yang relatif normal,” kata Juwita saat dimintai keterangan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Widada menyatakan, pihaknya terus memantau kondisi ketersediaan stok ikan secara real time di pasar-pasar di kota Palembang sebagai upaya dini untuk melakukan pengendalian.

“Hampir setiap saat, kita pantau dan laporkan data ketersediaan stok ikan secara real ke Satgas Pangan. Ini untuk mempermudah pemerintah dalam melakukan intervensi dan menjamin stabilisasi pangan,” jelas Widada.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Selatan, ketersediaan stok ikan harian sepanjang Ramadan 2018 yakni ikan gabus 4 ton, lele 8 ton, nila 6 ton, patin 10 ton. Sedangkan ikan laut per hari yakni sarden 4 ton, tenggiri bulat 4 ton, tenggiri papan 5 ton, tongkol 2 ton, kembung 2,5 ton. Untuk ketersediaan ikan giling per hari ikan gabus 5 ton, kakap bulat giling 4 ton dan tenggiri papan giling 4 ton.

Sebagai perbandingan, data analisis neraca perikanan budidaya di Provinsi Sumatera Selatan tahun 2016 menunjukkan bahwa provinsi ini mengalami surplus ketersediaan stok ikan khususnya ikan hasil budidaya. (Humas DJPB)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments