SKPT Sebatik Siap Diresmikan Menteri Susi

132

KKPNews, Sebatik – Untuk mengoptimalkan sumber daya perikanan di daerah, Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) Kalimantan Utara di Kecamatan Sebatik, Kabupaten Nunukan, siap diresmikan dalam waktu dekat ini.

Menurut rencana, peresmian SKPT yang berlokasi di pulau terluar wilayah NKRI tersebut akan dilakukan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti pada Oktober mendatang. Menanggapi rencana peresmian SKPT, Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Irianto Lambrie turut  membenarkan wacana tersebut. Irianto menerangkan, berdasarkan informasi dari Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kaltara, telah dilakukan komunikasi dengan Kementerian Kelautan Perikanan (KKP) terkait peresmian SKPT.

“Benar. Untuk peresmian SKPT di Pulau Sebatik ini direncanakan pada Oktober bulan depan, dan akan diresmikan langsung oleh Ibu Menteri (Susi Pudjiastuti),” kata Gubernur Irianto pada Senin (10/9).

Di samping membahas wacana peresmian SKPT di Nunukan, hari itu juga diadakan pertemuan antara DKP Kaltara dengan Perikanan Negeri Sabah, Malaysia untuk membahas pembangunan sosial ekonomi antara Indonesia dan Malaysia.

Proses konstruksi SKPT sendiri telah dikerjakan sejak 2017 lalu dengan memanfaatkan dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp3,9 miliar, serta anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp45,5 miliar.

“Dari DAK digunakan pengerjaan pembangunan tempat pelelangan ikan (TPI), jalan lingkungan, gapura, dan pagar depan SKPT. Sementara yang bersumber dari APBN digunakan untuk pengerjaan cold storage, kantor, balai pertemuan, perbaikan jaring, bangunan ice flake, ground tank, drainase, penerangan, trustle, dan causeway,” terang Irianto.

Proses konstruksi kemudian dilanjutkan pada 2018, dengan memanfaatkan DAK sebesar Rp5,6 miliar dan APBN sebesar Rp22 milar. Perkembangan konstruksi yang berasal dari DAK sudah rampung 100 persen dikerjakan. Sedangkan yang berasal dari dana APBN, sudah mencapai angka 80 persen untuk pembangunan fisik dermaga.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kalimantan Utara, Amir Bakrie memberikan keterangan bahwa pembangunan SKPT juga disertai dengan pengadaan beragam fasilitas pendukung.

“Pembangunan SKPT tahun ini dilakukan pengerjaan pembangunan mess, wisma, pertokoan, perbengkelan, pos jaga, turap, tempat parkir dan tempat mesin genset. Serta melanjutkan trustle, dan causeway yang telah dikerjakan di 2017,” kata Amir.

Diharapkan dengan diresmikannya SKPT Kaltara kelak, kegiatan niaga nelayan dapat menjadi lebih tersistematis. Karena selain difasilitasi dengan ketersediaan pelabuhan ekspor-impor, para nelayan juga akan terbantu dengan pelayanan perizinan, tempat pengisian bahan bakar, perbaikan kapal serta beragam fasilitas lainnya. Dengan hal tersebut, proses pelayanan sudah terintegrasi dan menghadirkan efektivitas dalam segi fasilitasi bagi nelayan.

“Diharapkan, dengan diresmikannya SKPT ini, pangkalan pendaratan ikan (PPI) Pulau Sebatik dapat dijadikan sebagai entry point produk perikanan untuk ekspor, dan sebagai salah satu sumber pendapatan asli daerah, ” tutup Amir. (Damar Senoaji/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (100.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments