Sinergi KKP – Pertagas, Tingkatkan Usaha Sektor Kelautan dan Perikanan Lewat CSR

106
Penandatanganan kerja sama antara KKP - Pertagas oleh Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto dengan Presiden Direktur PT Pertamina Gas Suko Hartono di Gedung Oil Center Jakarta, Rabu (17/1). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R.

KKPNews, Jakarta – Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama PT Pertamina Gas (Pertagas) memperkuat kerjasama mengelola sektor kelautan dan perikanan, dalam hal pemanfaatan program Corporate Social Responsibility (CSR) serta Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL). Penandatanganan kerja sama dilakukan antara Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto dengan Presiden Direktur PT Pertamina Gas Suko Hartono di Gedung Oil Center Jakarta, Rabu (17/1).

Adapun ruang lingkup kesepakatan bersama ini meliputi pengolahan dan bina mutu hasil kelautan dan perikanan; pemasaran dan distribusi hasil kelautan dan perikanan; pengembangan manajemen usaha kelautan dan perikanan; budidaya perikanan; konservasi sumber daya kelautan dan perikanan; peningkatan kapasitas sumber daya manusia kelautan dan perikanan; dan pengembangan teknologi kelautan dan perikanan.

Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto mengungkapkan, saat ini sektor kelautan dan perikanan membutuhkan dorongan khusus dari berbagai lembaga maupun perusahaan. Untuk saat ini, Pertagas melalui program CSR dan PKBL dapat berkontribusi bagi sektor perikanan. “Pertagas tentunya (diharapkan) dapat berkontribusi besar bagi sumber daya manusia dan program pemerintah di sektor kelautan dan perikanan,” ungkap Rifky.

Selain itu, Rifky juga menginginkan, setelah kerjasama ini berjalan, diharapkan dapat memberikan multiplier effect kepada masyarakat secara berkelanjutan. “Sebenarnya kita selalu harapkan ada multiplier effect dengan apapun yang kita jalankan. Entah itu dari bantuan maupun hasil dari kerjasama,” lanjutnya. (MD)

 

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments