Satgas 115 Investigasi Kapal Tiongkok

620
Kapal Ikan Asing (KIA) FV HUA LI-8 berbendera Tiongkok yang diamankan di Lantamal I Belawan, Sumatera Utara, Senin (25/4). (Foto KKP/CA)

KKPNews, Belawan – Satuan Tugas Pemberantasan Penangkapan Ikan secara Ilegal atau Satgas 115 menginvestigasi lebih lanjut Kapal Ikan Asing (KIA) FV HUA LI-8 berbendera Tiongkok yang ditangkap oleh TNI AL di perairan Aceh, Jumat (22/4) lalu.

Tim Satgas 115 datang mengunjungi tempat diamankannya kapal FV HUA LI-8 di Lantamal I Belawan, Sumatera Utara, Senin (25/4). “Pada dasarnya, Satgas 115 datang sebagai bentuk International cooperation untuk memberantas illegal fishing,” ujar Ketua Staf Ahli Satgas 115 Mas Achmad Santosa (Otta) dalam keterangan tertulis kepada Tim KKPNews, Senin (25/4).

Otta menambahkan bahwa sebelumnya Tim Satgas 115 telah mendapat informasi bahwa kapal FV HUA LI-8 akan melintasi perairan Selat Malaka. “Interpol pusat memberikan info kepada Satgas 115 bahwa kapal HUA LI-8 yang telah diberikan Purple Notice melintasi perairan Indonesia. Pengejaran kemudian dilakukan oleh TNI-AL dengan 2 kapal KRI-nya,” tambahnya.

Setelah TNI-AL Indonesia berhasil mengamankan kapal FV HUA LI-8, Pemerintah Indonesia mendapat informasi bahwa kapal tersebut sedang terlibat dalam 2 perkara di Argentina. Sementara ini sudah ada 1 putusan dari pengadilan Argentina.

“Sudah ada 1 putusan dari pengadilan Argentina, yang juga berisi permintaan bantuan khusus kepada pemerintah Indonesia untuk memeriksa dan menahan (“search and hold“),” kata Otta

“Oleh karena itu, Satgas 115 turun ke lapangan untuk melihat kondisi fisik kapal HUA LI-8 beserta dengan dokumen-dokumen terkait kegiatan perikanannya dan menjamin perlindungan HAM bagi seluruh ABK kapal,” tutup Otta.

(RA)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments