Sambut Harkannas, KKP Selenggarakan Bazar Produk Kelautan dan Perikanan

149
Pemerintah dorong peningkatan konsumsi ikan nasional melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dengan bazar di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Selasa (7/11). Dok. Humas KKP/Regina Safri

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendorong peningkatan konsumsi ikan nasional melalui Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan). Oleh karena itu, Selasa (07/11), Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Nilanto Perbowo resmi membuka bazar di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan. Bazar produk kelautan dan perikanan tersebut akan diselenggarakan selama 6 hari hingga 12 November 2017.

Nilanto mengungkapkan, kegiatan bazar merupakan cara KKP untuk mendekatkan ikan kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Hal ini dilakukan untuk mencapai target konsumsi ikan nasional 2017 menjadi 47,12 kg per kapita.

Untuk mencapai target tersebut, berbagai kegiatan Gemarikan telah dilakukan serentak selama kurun waktu 10 bulan terakhir. Menurutnya, KKP rutin menyelenggarakan bazar di kantor KKP dan juga di acara car free day di Jakarta dan di beberapa Ibu Kota Provinsi dan Kabupaten di Indonesia.

Kegiatan bazar ini, merupakan upaya bersama KKP bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) KKP dalam mendekatkan aneka produk perikanan kepada seluruh golongan masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih bergairah mengonsumsi ikan dengan aneka diversifikasi produk olahan hasil perikanan. Di samping itu, bazar ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke Empat yang jatuh pada tanggal 21 November.

“Seluruhnya (kegiatan) untuk mendekatkan ikan kepada masyarakat, mendorong dan menyukseskan Gemarikan, menyadarkan masyarakat bahwa ikan itu bukan hanya lele, gurami, ikan layang, ikan tongkol, tetapi beraneka ragam ikan. Di sinilah kesempatan kita mendorong masyarakat sehat,” papar Nilanto.

Nilanto juga berharap, kegiatan bazar tersebut dapat menjadi wadah bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan produk mereka. Di samping itu juga menjadi seruan dan ajakan kepada masyarakat untuk lebih mencintai produk perikanan lokal asli Indonesia.

“Melalui bazar ini, masyarakat diharapkan dapat memilih produk perikanan bermutu dan asli Indonesia karena ikan adalah sumber protein yang murah dan mudah didapat serta sangat bermanfaat bagi kesehatan dan kecerdasan, khususnya 1.000 hari pertama kehidupan manusia,” terang Nilanto.

Ia menambahkan, ikan dapat menjadi salah satu solusi utama bagi permasalahan gizi di Indonesia karena ikan mengandung protein, karbohidrat, vitamin, mineral, asam lemak omega 3, 6, 9 yang bermanfaat bagi tubuh manusia. Kandungan asam amino dan omega 3 pada ikan jauh lebih baik dibandingkan dengan bahan pangan sumber protein lainnya.

Terakhir, Nilanto menegaskan, usaha memperkenalkan hasil kelautan dan perikanan tak hanya dilakukan melalui bazar. KKP juga memperkenalkan ikan ke pondok pesantren atau sekolah-sekolah dan daerah perbatasan dengan budidaya lele sistem bioflok.

“Ini penting karena selama ini banyak yang menganggap makanan laut itu hanya udang dan kepiting. Padahal kan ada ikan bersirip, kekerangan, cumi, dan rumput laut. Selain seafood juga ada berbagai jenis ikan air tawar. Semuanya baik bagi kesehatan kita,” tutupnya. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (50.0%)
  • Takut (50.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments