Safari Gemarikan, Ajak Masyarakat Gemar Konsumsi Ikan

271

KKPNews, Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) terus mendongkrak angka konsumsi ikan melalui kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan).

Direktur Akses Pasar dan Promosi Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Innes Rahmania mengatakan, selain meningkatkan angka konsumsi ikan, Gemarikan bertujuan membangun kesadaran gizi masyarakat melalui konsumsi ikan sebagai sumber gizi dan protein.

”Seiring kesadaran orang bahwa makan ikan itu menyehatkan dan mencerdaskan, angka konsumsi ikan kita sekarang sudah di atas 40 kg/kapita/ tahun. Ada peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya, tapi masih rendah jika dibandingkan dengan negara-negara ASEAN yang sudah berkisar 60-70 kg/kapita/tahun”, ungkapnya pada acara Safari Gemarikan pada acara Car Free Day, Minggu (30/5).

Berdasar Survei Sosial Ekonomi Nasional dari Badan Pusat Statistik (BPS), angka konsumsi ikan pada 2015 sebesar 41,11 kg/kapita/tahun atau melebihi target yang ditetapkan sebesar 40,90 kg/kapita/tahun. Survei yang sama juga menunjukkan adanya tren peningkatan konsumsi ikan sebesar 6,27 persen selama periode 2011-2015, dengan angka konsumsi ikan rata-rata 36,12 kg/kapita/tahun.

Naiknya angka konsumsi ikan merupakan buah dari kampanye yang sudah digaungkan pemerintah sejak 2004 silam. Menurut Innes, Gemarikan sudah dilaksanakan oleh pemerintah daerah di hampir semua provinsi. Forikan yang diketuai istri gubernur atau bupati/walikota juga kerap menggelar acara kampanye serupa.

”Di Indonesia timur rata-rata angka konsumsi ikannya bagus karena punya kebiasaan makan ikan. Di Pulau Jawa juga ada peningkatan, terutama Jawa Timur, yang sebelumnya di bawah 20 kg/kapita/tahun menjadi 25 kg/kapita/tahun,” pungkasnya. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments