Ratusan Ribu Lobster Selundupan Dilepaskanliarkan di Perairan Pangandaran

47
Dok. Warta Priangan

Pangandaran – Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) melepasliarkan ratusan ribu ekor benih lobster di perairan Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat, pada sabtu (7/4) sekitar pukul 06.00 WIB. Benih lobster dengan nilai mencapai Rp13 miliar tersebut merupakan hasil tangkapan petugas Stasiun KIPM Jambi bersama Kepolisian Perairan (Polair) Polda Jambi pada Jumat (6/4).

Diperkirakan sebanyak 170.000 ekor benih lobster dilepasliarkan di perairan Batu Mandi Cagar Alam Pantai Barat Pangandaran, sedangkan 250 sisanya dari total 170.250 dijadikan sebagai barang bukti. Benih lobster tersebut rencananya akan dikirim ke Vietnam dan Singapura oleh 5 orang tersangka yang terdiri dri 2 Warga Negara Asing (WNA) dan 3 warga Jambi.

“Kita lepaskan baby lobster ini menggunakan 8 perahu pesiar ke tengah laut yang diikuti oleh 100 orang,” ungkap Danpos TNI AL Pangandaran Peltu Dayat Sudrajat usai pelepasliaran.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pengawasan, Data dan Informasi BKIPM Jambi, Paiman menyatakan, benih lobster tersebut segera dilepasliarkan di habitat terdekat yaitu perairan Pangandaran agar benih tersebut tak mati. Dengan demikian diharapkan, benih lobster tersebut dapat tumbuh dan berkembang biak dan terhindar dari kelangkaan.

Dalam pelepasliaran tersebut turut hadir perwakilan dari BKIPM Pusat, SKIPM Bandung, SKIPM Cirebon, SKIPM Jambi, Dinas Kelautan dan Perikanan Pangandaran, Anggota Pos TNI AL Pangandaran, Satpolair Polda Jambi, serta anggota Pokmaswas Perikanan Pangandaran.

Sebagai informasi, penggagalan penyelundupan benih lobster ini bermula dari informasi adanya penyelundupan benih lobster dalam jumlah besar. Personel Subdit Gakkum Ditpolair Polda Jambi berkoordinasi dengan SKIPM Jambi segera menggeledah gudang di Jalan Sunan Bonang, RT 12, Kelurahan Simpang III Sipin, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi. Dalam penggeledahan tersebut ditemukan peralatan untuk pengemasan benih lobster seperti aquarium, filter, tabung oksigen, dan kantong plastic yang hendak diselundupkan melalui jalur laut di Desa Kuala Lagan, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Mobil pengangkut benih lobster Mitsubishi L300 bernomor polisi BH 8523 EJ tersebut, berhasil diamankan saat menuju Jalan Fatmawati Taman Tanggo Rajo Ancol, Kecamatan Pasar, Kota Jambi. Di dalam mobil tersebut ditemukan 12 box fiber berisi benih lobster jenis lobster pasir.

Kini, kelima pelaku HR (kurir), JN (kurir), AR (kurir), SR (pengemasan), dan IH (pengemasan) terjerat pasal 92 dan pasal 88 Jo Pasal 16 (1) UU RI Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perubahan UU RI Nomor 31 Tahun 2004 tentang Perikanan, dengan ancaman pidana enam hingga delapan tahun penjara dan denda Rp1,5 miliar. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments