Puluhan Ribu Benih Lobster Senilai Rp 1,6 Miliar Berhasil Digagalkan

158
dokpri

KKPNews, Mataram – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Hasil Perikanan (BKIPM) Kelas II Mataram berhasul menggagalkan upaya penyelundupan puluhan benih lobster senilai Rp 1,6 Miliar. General Manager Lombok International Airport I, Gusti Ngurah Ardita mengatakan, digagalkannya upaya penyelundupan tersebut, dilakukan setelah pelaku berinisial AM (42th) hendak melakukan check in di Bandara Internasional Lombok sekitar Sabtu 8 April 2017 pukul 06.20 Wita.

“Saat melakukan pemeriksaan di X-Ray, petugas curiga dengan dua buah koper yang dibawa pelaku. petugas yang curiga kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan pelaku, hasilnya dalam dua koper tersebut, petugas menemukan puluhan ribu ekor benih lobster yang telah dikemas dalam plastik, berisi dakron yang lembab dan diberi oksigen”, ungkap Ardita.

Untuk mengelabui petugas, lanjutnya,kemasan benih lobster tersebut ditutup dengan pakaian. Kemudian pihak keamanan bandara pun langsung berkoordinasi dengan petugas BKIPM kelas II Mataram yang bertugas di Bandara, untuk melakukan identifikasi lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan,ditemui 2 buah koper bewarna hitam dan biru. Satu koper bewarna hitam berisi 41 kantong, sedangkan darikoper bewarna biru didapatkan sebanyak 17 kantong. Sehingga total yang akan diselundupkan sebanyak 58 kantong. Dari ke 58 kantong tersebut, didapatkan jumlah benih lobster sebanyak 23.140 ekor, terdiri dari 21.000 ekor jenis lobster pasir dan 2.140 ekor jenis lobster mutiara.

Kepala Seksi Pengawasan, Pengendalian dan Informasi (P2I) BKIPM Mataram, M.Farhan mengatakan, dari hasil penyelidikan, benih lobster tersebut berasal dari perairan Lombok bagian selatan, Sumbawa bagian selatan dan Dompu. Proses kasus ini akan dilanjutkan dengan penyelidikan oleh internal dari Balai Karantina Ikan.

“Jadi kami bertekad untuk mengawal kasus ini sampai tuntas, kami sendiri yang akan melakukan proses penyidikannya dan tidak dilimpahkan ke pihak kepolisian”, imbuhnya.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerjasama yang solid antara Balai KIPM Kelas II Mataram dan pihak Aviation Security (AVSEC) Lombok International Air Port. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments