[PRESSCON] Update Isu-isu Terkini Kementerian Kelautan dan Perikanan, Rabu (27/7)

740

JAKARTA (26/7) – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyampaikan apresiasi kepada pihak Kejaksaan Agung atas ditundanya pelelangan 3 unit Kapal Ikan Asing (KIA) pelaku illegal fishing yang sedianya akan dilelang oleh Kejaksaan Negeri Batam melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Batam di Tanjung Pinang, pada Senin (24/7) lalu. Menurut Menteri Susi, kebijakan pengelolaan barang bukti kapal hasil tindak pidana perikanan harus dipandang sebagai satu kesatuan upaya pemberantasan Illegal Unreported, and Unregulated (IUU) Fishing, sehingga tidak tepat jika dilakukan pelelangan.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) berencana akan membuka kembali Gerai Permodalan Nelayan (Gemonel) untuk memfasilitasi permodalan nelayan eks alat tangkap yang tidak ramah lingkungan ke perbankan. Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Sjarief Widjaja mengungkapkan tahun ini KKP akan intensif membuka Gemonel tersebut di beberapa titik secara intensif. “Sudah ada sekelompok nelayan yang minta restrukturisasi kredit. Selain Gerai Perizinan, kami juga ada Gerai Permodalan. Itu akan intensif hingga 31 Desember 2017 nanti,” ungkapnya dalam gelaran konferensi pers di Jakarta pada Rabu (26/7).

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian kelautan dan Perikanan (DJPB KKP), Slamet Soebjakto menyampaikan progres program prioritas DJPB pada konferensi pers, Rabu (26/7) di Kantor KKP Jakarta Pusat. Konferensi pers kali ini memaparkan progres program KKP selama 2017 diikuti rancangan program untuk 2018. Adapun pada konferensi pers ini, pihaknya memaparkan beberapa program-program DJPB pada 2017 beserta status progres dan targetnya. Salah satu progres DJPB yaitu berupa bantuan benih ikan sebanyak 100 juta ekor. Saat ini, realisasi telah mencapai 101.353.814 ekor atau 101% di 34 provinsi.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (50.0%)
  • Tidak Peduli (25.0%)
  • Terhibur (25.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments