[PRESSCON] Pemerintah Gagalkan Penyelundupan Hasil Perikanan dan Bahan Peledak Ikan

18

JAKARTA (9/10) – Pemerintah melalui Kementerian Keluatan dan Perikanan (KKP) bersama Kepolisian Republik Indonesia, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, Angkasa Pura I, dan Angkasa Pura II berhasil menggagalkan penyelundupan ikan dan bahan destructive fishing (bom ikan) ke dalam dan ke luar wilayah Indonesia.

Salah satu ikan yang diselundupkan ke Indonesia adalah ikan dori (ikan patin), yang ditemukan melalui operasi bersama Badang Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) dan Bareskrim Polri, pada 26-28 April lalu berkat informasi dari masyarakat.

BKIPM bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan juga berhasil menggagalkan penyelundupan 22.198 kg produk perikanan ilegal ke Indonesia pada 16 Agustus lalu. Penyelundupan dilakukan dengan kapal KM. Sinar Abadi 5, yang berdasarkan informasi disebut sebagai kapal eks-Thailand di Pelabuhan Tembilah Riau, dan mengakibatkan kerugian negara lebih dari Rp7 miliar. Dalam kasus ini, pemerintah telah menetapkan DS warga Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur sebagai tersangka dengan tuduhan melanggar UU No. 16 tahun 1992 Pasal 6 huruf a dan huruf c tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Junto UU No. 31 tahun 2004 Pasal 20 dan 21 tentang Perikanan.

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments