Poltek KP Siapkan SDM KP Bersaing Bangun Perikanan Indonesia

255
Dok. Humas KKP/Regina Safri

KKPNews, Jakarta – Guna mendorong pengelolaan sektor kelautan dan perikanan dan menghasilkan sumber daya manusia kelautan dan perikanan yang mumpuni, pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) membangun sarana dan prasarana sebagai fasilitas dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat, salah satunya adalah dengan membangun politeknik kelautan dan perikanan (Politeknik KP).

Pada 2017, KKP telah membangun 3 (tiga) politeknik yang berada di Pangandaran, Dumai dan Jembrana. Dengan adanya politeknik baru di tiga lokasi tersebut, KKP menargetkan agar semakin banyak sumber daya manusia yang mengerti dan mampu mengolah laut dan ikan di Indonesia ini yang sangat luas dan banyak agar hasil yang didapatkan laut Indonesia ini dapat dinikmati oleh bangsa Indonesia.

Ketiga politeknik tersebut telah menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar pada tahun 2017 dengan jumlah peserta didik masing-masing 75 orang. Ketiga Poltek KP ini menambah jumlah politeknik yang ada sebelumnya, yakni di Bone, Kupang, dan Karawang yang dibangun pada 2016. Khusus untuk politeknik baru, Kemenristekdikti pada September 2017 telah menerbitkan surat persetujuan pendirian bagi Politeknik Kelautan dan Perikanan di Pangandaran, Jembrana, dan Dumai.

Wakatobi yang sudah terkenal dengan keindahan bawah lautnya mampu menarik perhatian para wisatawan dari luar maupun dalam negeri. Oleh karena itu, KKP bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Kabupaten Wakatobi mengembangkan wisata bahari di Wakatobi. Kerja sama tersebut salah satunya adalah dengan membangun satu akademi komunitas di Wakatobi yang menyelenggarakan program studi D1 dengan program studi konservasi dan ekowisata bahari.

Dengan demikian, KKP memiliki total 7.541 peserta didik satuan pendidikan KKP. Dengan jumlah masing-masing 1 sekolah tinggi, 9 politeknik, 1 akademi komunitas, dan 9 sekolah perikanan menengah dari target yang ditentukan 7.568 orang peserta didik yang ditetapkan.

Pendidikan ini dialokasikan 47,36% untuk pelaku utama kelautan dan perikanan dari target 46%. Pada 2017 telah meluluskan 1.998 orang dari target 1.930 orang, yang mana 1.333 lulusan diserap dunia usaha atau industri dari target 1.205 orang yang ditargetkan.

Demi bangsa Indonesia yang mampu dan mengerti mengelola laut dan ikan yang ada di Indonesia, KKP terus berusaha untuk mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat. Diharapkan dengan adanya Politeknik KP dapat membantu masyarakat agar memiliki kemampuan yang mumpuni terutama dalam mengelola perikanan Indonesia. (M Ilham Nofitra/MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (80.0%)
  • Terinspirasi (13.3%)
  • Terhibur (6.7%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments