Penyuluh Perikanan Diminta Bekerja Jujur dan Berintegritas

298
Dok.Humas Balai Latluh Perikanan Banyuwangi

KKPNews, Banyuwangi – Para penyuluh perikanan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan penyuluh Non-PNS Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) diingatkan kembali mengenai tata cara bekerja harus jujur dan penuh integritas, serta jangan menerima gaji tanpa beraktivitas. Pasalnya jika ketahuan dicopot dari jabatan serta dipecat dari PNS maupun penyuluh bantu.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan Banyuwangi, Achmad Subijakto dalam sambutannya saat kegiatan Pelatihan Kinerja bagi Penyuluh Perikanan PNS Angkatan III dan Pelatihan Peningkatan Kinerja Penyuluh Perikanan Bantu Angkatan I se-NTT di Kupang pada Kamis (22/3). Achmad mengungkapkan, KKP merupakan lembaga pemerintah terbaik ke-3 setelah Kementerian Keuangan dan KPK, sehingga perlu dijaga dan ditingkatkan.

Menurutnya, sumber data KKP hanya satu dan sumber data tersebut dari para penyuluh, tidak seperti dulu yang datanya diambil dari kabupaten/kota sehingga tidak valid.

“Data dari penyuluh merupakan data yang valid karena masyarakat didampingi oleh para penyuluh. Sehingga di kemudian hari jika ada masalah bisa segera diatasi,” lanjut Achmad.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas KP NTT, Ganef Wurgiyanto mengatakan, penyuluh merupakan pihak terdepan dalam pencapaian target dan program prioritas dari KKP, sehingga harus dibekali dengan pelatihan-pelatihan yang mendukung tugas ke depan. (Umardani/MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (75.0%)
  • Senang (25.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments