Nelayan Pantai Pisangan Mulai Rasakan Manfaat Sabuk Pantai

69
Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Kab. Karawang, Wanasuki bersama nelayan setempat, Warna

KKPNews, Jakarta – Sabuk pantai yang dibangun oleh Subdirektorat Mitigasi Bencana dan Adaptasi Perubahan Iklim, Direktorat Pendayagunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, Ditjen Pengelolaan Ruang Laut (PRL) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang diharapkan menekan tingginya abrasi di kawasan permukiman nelayan tersebut.

Sabuk pantai sepanjang 3,3 km yang dibangung di Pantai Pisangan, Desa Cemarawijaya, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang pada November 2017 telah dirasakan manfaatnya oleh nelayan. Kini, nelayan tak perlu jauh ke tengah laut untuk menangkap ikan.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas), Kabupaten Kawarang, Wanasuki menjelaskan, Pantai Pisangan sebelumnya sebagai kawasan wisata yang indah. Sejak tahun 2014, jalan di sepanjang 7 km, di pantai tersebut hilang karena abrasi. “Bahkan sebanyak 375 kepala keluarga (KK) nelayan yang tinggal di Desa Cemrajaya terpaksa direlokasi,” ujarnya.

Menurut Wanasuki, memang  sabuk pantai yang terdiri dari 11 segmen (bagian) ini dirancang khusus untuk mengantisipasi tingginya abrasi di Pantai Pisangan. Sabuk pantai yang dibangun dengan kedalaman 2,33 meter dan lebar 2-3 meter membentang di empat dusun di Kecamatan Cibuaya sangat berarti bagi masyarakat, khususnya nelayan.

“Meskipun baru satu tahun lalu dibangun, sudah mulai kelihatan adanya lahan timbul di sepanjang pantai karena akresi. Nantinya, lahan timbul ini akan kami tanami bakau. Sehingga, kawasan ini bisa menjadi tempat untuk rekreasi bagi masyarakat,” jelasnya.

Pengelolaan dan pengawasan sabuk pantai yang dibangun dengan biaya APBN sebesar Rp 12,5 miliar diserahkan ke Pokmaswas.  Selain melakukan pengawasan, Pokmaswas Kab. Karawang dibantu aparat Desa Cemarajaya juga melakukan pemeliharaan terhadap sabuk pantai tersebut. Hal tersebut dilakukan mengingat fungsi sabuk pantai sangat vital untuk mengatasi tingginya abrasi pantai.

Hal senada juga dikatakan salah satu nelayan Desa Cemarajaya, Kec. Cibuaya, Kab. Karawang, Warna. Menurut Warna, sebelum dibangun sabuk pantai, nelayan harus mencari ikan jauh ke tengah laut. “Kurun satu tahun terakhir,  di sekitar Pantai Pisangan mulai banyak ikan. Sepertinya, di sekitar sabuk pantai bisa dijadikan habitat sejumlah biota laut. Kami bisa mancing di sekitar sabuk pantai dan mencari kerang yang menempel pada subtrat sabuk pantai,” papar Warna.

Warna menambahkan, nelayan juga tak perlu jauh-jauh ke tengah laut lagi untuk menangkap udang jerbung (udang putih) dan rajungan.

Penulis : Tiyas Kusumawardhani
Editor : Marisa Dwi Kusuma Wardani

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments