Menteri Susi Rotasi Empat Pejabat Eselon I

355
Sekretaris Jenderal KKP Nilanto Perbowo berfoto bersama Dirjen Perikanan Tangkap KKP Zulficar Mochtar, Dirjen PDSPKP Rifky Effendi Hardijanto dan Kepala BRSDM Sjarif Widjaja usai pelantikan di Auditorium Tuna, Gedung Mina Bahari IV, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta (22/5). dok.humas KKP / Handika Rizki Rahardwipa

KKPNews, Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti secara resmi melantik empat Pejabat Tinggi Madya setara Eselon I lingkup Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Auditorium Tuna, Gedung Mina Bahari IV pada Selasa (22/5).

Pejabat yang dilantik ialah Nilanto Perbowo sebagai Sekretaris Jenderal, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan; Zulficar Mochtar sebagai Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan; Rifky Effendi Hardijanto sebagai Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan, sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal; dan Sjarief Widjaja sebagai Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia, sebelumnya Direktur Jenderal Perikanan Tangkap.

“Saya percaya anda semua akan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas yang diamanatkan,” ujar Menteri Susi sebelum pengambilan sumpah jabatan.

Ia pun menilai rotasi perpindahan dalam sebuah organisasi merupakan hal yang perlu dilakukan, terutama dalam menempatkan sumber daya manusia sesuai dengan kapasitas dan kapabilitas. “Pergantian manajemen adalah suatu hal yang biasa dalam perjalanan organisasi. Tentu kita mencari orang yang tepat dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Hari ini saya lega melihat tatanan baru di KKP. Saya yakin setiap individu mampu melaksanakan tugas dan fungsinya sesuai dengan jabatan barunya,” papar Menteri Susi.

Kepada Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan yang baru, Menteri Susi berpesan agar produk perikanan dapat bernilai jual di dunia pemasaran nasional maupun global, dan harus berhasil memasarkan hasil tangkapan nelayan tradisional. “Saya amanahkan pemasaran untuk para nelayan yang utama. Saya tidak ingin mendengar nelayan tidak bisa memasarkan hasil tangkapannya,” ungkapnya.

Selain itu, kepada Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan yang baru, Menteri Susi berpesan agar dapat terus menorehkan prestasi dan menunjukkan kinerja yang baik di bidangnya, terutama dalam pembangunan politeknik kelautan dan perikanan. “Pak Sjarief saya pesan, BRSDM ini dijaga, dikembangkan. Karena dari sinilah akan lahir pemimpin bangsa yang paham betul akan kelautan dan perikanan. SDM akan menjadi prioritas pembangunan”, ujar Menteri Susi.

Sementara terkait perikanan tangkap, Menteri Susi berpesan agar terus dijaga. “Di perikanan tangkap sekarang yang penting menjaga (sustainability). Yang kedua affirmative dan keadilan, bahwa ijin tangkap jangan hanya terkonsentrasi di satu atau dua perusahaan. Itu akan menimbulkan impression yang tidak baik dari masyarakat. Segera lakukan secepat dan seadil mungkin,” tutur Menteri Susi.

Menteri Susi juga berpesan kepada seluruh jajaran pegawai KKP agar melakukan perampingan anggaran. Mulai dari kebutuhan belanja hingga perjalanan dinas. “Saya harapkan anda semua dengan direktorat masing-masing disesuaikan. Misalnya buat cold storage jumlahnya dikecilkan, tapi ditingkatkan kualitasnya,” ujarnya. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (71.4%)
  • Senang (14.3%)
  • Tidak Peduli (14.3%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments