Menteri Susi Larang Pegawai KKP Gunakan Minuman Botol Plastik Kemasan

106
dok.istimewa

KKPNews, Jakarta – Penggunaan botol plastik untuk minuman telah dilarang oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Ia menerapkan kebijakan yang unik ini di lingkungan kantornya.

Menteri Susi mengatakan, kebijakan ini sebagai bentuk komitmen dan contoh kepada semua pihak mengenai kelestarian lingkungan. Saat ini, sampah plastik menjadi momok yang tidak bisa dianggap enteng karena mempengaruhi masa depan lingkungan.

“Saya larang pegawai KKP bawa botol minuman kemasan ke kantor, kalau ketahuan denda Rp 500 ribu. Ini harus ada manajemen pengawasannya, yang melaporkan dapat 20 persen dari denda, tidak apa-apa, biar jalan sistemnya,” ujarnya saat sambutan dalam sebuah acara pada Rabu (28/3).

Indonesia saat ini, lanjutnya, telah menjadi salah satu negara penghasil sampah plastik terbesar kedua setelah Tiongkok. Hal inilah yang menjadi salah satu alasan mengapa dirinya harus memberikan contoh kepada semua orang mengenai bahayanya sampah plastik.

“Saya kemarin paddle di Fakfak beberapa mill, masih saja menemukan sampah plastik mie instan, botol minuman dan sampah plastik lainnya. Stop hal itu, yang menyebabkan penduduk kita di wilayah kepulauan itu sering tidak sehat. Karena uang hasil jual ikan buat beli mie instan dan sebagainya, tidak lagi konsumsi ikan segar,” paparnya.

Ia pun menghimbau kepada semua pihak untuk mengkampanyekan hal ini kepada anak-anak, karena dengan menyosialisasikan sejak dini, diharapkan saat dewasa nanti anak-anak tersebut bisa memahami pentingnya kelangsungan hidup biota laut. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments