Menteri Susi: 2018, Mari Kita Move On!

203
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat memberikan keterangan pers terkait Capaian Kinerja 2017 dan Rencana Kerja 2018 di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (11/01). Dok. Humas KKP/Regina Safri

KKPNews, Jakarta – Memasuki tahun 2018, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat Indonesia untuk berhenti memperdebatkan aturan atau kebijakan yang sudah di tempuh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada tahun-tahun sebelumnya, utamanya persoalan penenggelaman kapal yang belakangan kembali menjadi perhatian publik. Ia meminta masyarakat untuk ‘move on‘ dengan menghilangkan berbagai perdebatan tidak penting dan bekerja bersama demi kelautan dan perikanan Indonesia yang lebih hebat.

Selama tiga tahun ini, kerjanya KKP bukan hanya menenggelamkan kapal. Banyak pekerjaan lainnya. Tak mau saya (bicara penenggelaman kapal). Kita harus move on dari masalah-masalah masa lalu,” ungkap Menteri Susi saat memberikan keterangan pers dalam pemaparan capaian kinerja 2017 dan target kerja 2018, di Kantor KKP, Jakarta, Kamis (11/01).

Susi menjelaskan, kebijakan penenggelaman kapal adalah bentuk penegakan hukum untuk memberi efek jera kepala para pelaku pencurian ikan, sebagaimana telah disetujui Presiden Joko Widodo. Selain itu, aturan hukum penenggelaman kapal sendiri sudah tertuang dalam Undang-undang.

“Tiga tahun ini kita juga terus mengupayakan kesejahteraan bagi nelayan. Tidak benar kalau KKP itu beritanya tiga tahun cuma menenggelamkan kapal. Kami (KKP) ekspor naik, PDB (Produk Domestik Bruto) perikanan naik,” tambah dia.

Sebelumnya, dalam pidato di Hotel Grand Sahid Jakarta, pada Rabu (10/01), Presiden Joko Widodo telah mengungkapkan bahwa penenggelaman kapal merupakan bentuk law enforcement (penegakan hukum) yang tegas terhadap para pencuri ikan.

Ke depan, Menteri Susi mengungkapkan akan terus mengupayakan pertumbuhan produksi perikanan, utamanya dengan mendorong ekspor produk perikanan Indonesia. (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Senang (54.5%)
  • Marah (18.2%)
  • Terinspirasi (9.1%)
  • Sedih (9.1%)
  • Terhibur (9.1%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)

Comments

comments