Menjaga Harmoni Laut untuk Keberlanjutan dan Kesejahteraan

74
Dok. Humas KKP/Joko Siswanto

KKPNews – Jakarta, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar silahturahmi dan sarahsehan Gerakan Harmoni Laut yang dihadiri oleh Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, organisasi masyarakat sipil, serta kurang lebih 200 perwakilan penjaga laut termasuk komunitas pencinta Iaut yang tergabung dalam Pandu Laut Nusantara, Selasa (10/7).

Bertempat di Ball Room KKP, Gedung Mina Bahari III, Gambir, Jakarta, acara tersebut mengusung tema “Harmoni Laut untuk Kelestarian dan Keberlanjutan”. Tujuan acara ini untuk silaturahmi, ramah tamah dan diskusi terbuka untuk membangun kerja bersama dalam melindungi laut nusantara serta sosialisasi OOC 2018, menjalin komunikasi dengan pelaku usaha untuk pengembangan wisata bahari yang berkelanjutan, serta saling bersinergi mengkampanyekan wisata Bahari berwawasan lingkungan, dan sharing inisiatif gerakan publik seperti Gita Laut yang diinisiasi oleh KKP, Pandu Laut yang diiniasi oleh kelompok masyarakat serta Inisiatif lainnya dari komunitas cinta laut.

Tema tersebut diambil dari latar pertimbangan Indonesia yang memiliki luas hampir 2.000.000 km persegi dengan hampir 18.000 pulau yang tersebar di lautan Indonesia. Indonesia juga negara yang memiliki panjang pantai terbesar ketiga di dunia, yakni sepanjang 99.000 km.

“Indonesia memiliki keanekaragaman hayati yang sangat kaya. Keanekaragaman yang dimiliki Indonesia tersebar dari ujung Barat hingga Timur Indonesia. Laut Indonesia dan isinya telah menghidupi jutaan penduduk Indonesia dan menjadi jembatan yang menghubungkan seluruh kepulauan Indonesia dan dunia,” ungkap Menteri Susi.

Selain itu, laut Indonesia masih terancam sejumlah permasalahan serius, seperti sampah plastik yang terus menggunung di lautan, penangkapan tidak ramah lingkungan, termasuk perburuan hiu dan lainnya. Hal tersebut mengharuskan pemerintah mengupayakan peciptaan lingkungan laut yang indah, bersih, dan berkelanjutan dengan membangun kemitraan bersama komunitas pencinta laut.

Tahun ini, Indonesia akan menjadi tuan rumah pertemuan Internasional “Our Ocean Conference” dan pertemuan World Bank/IMF yang akan dilaksanakan di Bali, pada bulan Oktober nanti. KKP percaya bahwa dengan kemitraan yang kuat dengan masyarakat dan komunitas pencinta laut adalah sebuah keharusan yang harus dijalankan untuk tetap memanfaatkan dan menjaga kelestarian laut nusantara.

“Mengamankan Iaut Indonesia dari perusak dan pencuri ikan tidak berhenti pada penenggalaman kapal ikan ilegal. KKP berkomitmen melanjutkan bersama komunitas-komunitas pecinta Iaut Nusantara berkerja bersama memanfaatkan kekayaan dan keindahan Iaut Indonesia terutama dalam sektor pariwisata bahari,” tandas Menteri Susi. (Cheza Andjani/AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments