Menilik Sistem Budidaya Ikan Mas di Kolam Air Deras

51
dok.infoikan

KKPNews, Jakarta – Ada berbagai cara untuk membudiyakan ikan mas, salah satunya adalah ikan mas yang berada di kolam air deras. Kolam air deras merupakan kolam tempat pembesaran ikan yang airnya mengalir terus menerus dalam jumlah tertentu. Selain itu, teknologi pembuatan kolam air deras pertama kali diperkenalkan di Jepang pada tahun 70-an dan kemudian diperkenalkan di Indonesia pada tahun 80-an.

Di Indonesia, penggunaan media air deras untuk budidaya ikan menyontoh Jepang, yakni dengan membuat kolam keramba yang memanfaatkan aliran air sungai. Pembudidaya dengan menggunakan kolam air deras ini termasuk metode yang dianggap paling berhasil untuk membudidayakan ikan mas, karena metode ini dapat menghasilkan jumlah dan mutu panen yang paling baik.

Sesuai dengan namanya, kolam ini memanfaatkan aliran air yang relatif deras untuk mempeicepat pertumbuhan ikan yang dipelihara. Hal ini tentu saja dapat dimengerti, sebab aliran air yang deras akan memberikan beberapa keuntungan. Aliran air yang deras mampu menyediakan kandungan oksigen terlarut dalam air pada tingkat yang jenuh. Dengan demikian oksigen terlarut dalam air selalu tersedia.

Selain itu, dengan selalu tersedianya kandungan oksigen terlarut dalam air, kolam dapat ditebari ikan dengan kepadatan yang tinggi.

Aliran air yang deras akan mampu dengan segera membuang sisa makanan dan kotoran hasil metabolisme dari dalam kolam, sehingga kemungkinan terjadinya proses pembusukan yang akan memperlambat pertumbuhan ikan dapat dihindari.

Kolam air deras termasuk salah satu usaha budidaya ikan yang intensif. Tingkat produksinya relatif sangat tinggi, apabila dibandingkan dengan sistem budidaya yang lain. Karena sifatnya yang intensif, setiap kolam yang dipergunakan untuk membudidayakan ikan mempunyai ukuran yang tidak terlalu besar. Ber- dasarkan hasil penelitian, temyata ukuran luas kolam air deras yang dapat mem- berikan hasil optimal adalah SO meter persegi.

Adapun kekurangan budidaya ikan mas di kolam air deras adalah mahalnya biaya investasi untuk membangun kolam air deras, sehingga tidak semua petani pembudidaya dapat menggunakan metode ini. Dalam skala usaha yang lebih besar, seperti yang dilakukan oleh petani ikan bermodal besar, dapat dioperasikan satu unit sistem kolam air deras yang terdiri dan beberapa puluh kolam. Beberapa contoh budidaya ikan dengan sistem kolam air deras dalam skala besar dapat dilihat di Soreang, Kabupaten Bandung dan di Sundawenang, Sukabumi.

Namun, melihat kecendrungan saat ini, penggunaan metode pembudidayaan yang lebih modern seperti kolam air deras semakin diminati oleh petani dibandingkan metode pembudidayaan tradisional seperti minapadi. (MD)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terinspirasi (100.0%)
  • Terhibur (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments