Masuki 2018, Pemerintah Terus Upayakan Peningkatan Laju Perekonomian Kelautan dan Perikanan

43
Hasil tangkapan ikan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung, Rembang, Kamis (7/12). Dok. Humas KKP/Handika Rizki R

KKPNews, Jakarta – Memasuki tahun 2018, rekam laju perdagangan produk kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 Januari 2017 lalu, peningkatan manfaat bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan cukup menggembirakan.

Nilai Tukar Nelayan (NTN) tahun 2017 tumbuh sebesar 2,57 % dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 108,24 (2016) menjadi 111,01 (2017). Artinya daya beli nelayan pada tahun 2017 semakin membaik bila dibandingkan dengan tahun 2016.

Iklim usaha perikanan nelayan nasional juga membaik dengan tumbuhnya Nilai Tukar Usaha Nelayan (NTUN) tahun 2017 sebesar 4,62 % dibandingkan dengan tahun 2016, yaitu dari 117,57 (2016) menjadi 123,01 (2017).

Kenaikan juga terjadi pada Nilai Tukar Pembudidaya Ikan (NTPi) tahun 2017 sebesar 0,12 % dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 98,96 (2016) menjadi 99,08 (2017). Artinya daya beli pembudidaya ikan tahun 2017 mengalami perbaikan dibandingkan tahun 2016.

Nilai Tukar Usaha Pembudidaya Ikan (NTUPi) tahun 2017 tumbuh 1,57 % dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 108,62 (2016) menjadi 110,33 (2017). Dengan demikian, pada 2017 terjadi perbaikan iklim usaha pembudidaya ikan dibandingkan 2016.

Selain itu, perbaikan juga terjadi dengan peningkatan daya beli masyarakat perikanan, khususnya masyarakat nelayan yang dibuktikan 1,19 % Nilai Tukar Perikanan (NTP) tahun 2017 dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 102,82 (2016) menjadi 104,04 (2017).

Terakhir, tahun 2017 terjadi perbaikan iklim usaha perikanan dengan tumbuhnya Nilai Tukar Usaha Perikanan (NTUP) sebesar 2,86 % dibandingkan tahun 2016, yaitu dari 112,35 (2016) menjadi 117,01 (2017).

Sekretaris Jenderal KKP Rifky Effendi Hardijanto mengatakan, pemerintah dalam hal ini KKP terus mengupayakan peningkatan denyut perekonomian kelautan dan perikanan Indonesia agar kesejahteraan stakeholder kelautan dan perikanan dapat meningkat.

“Kebijakan KKP (moratorium kapal eks-asing-red) yang telah diterapkan sudah menunjukkan hasil positif. Perlahan-lahan ekspor produk perikanan Indonesia terus naik karena ikan di laut kita sudah mulai banyak kembali. Pengelolaan yang baik dan benar dengan memperhatikan keberlanjutan saya kira akan bisa mendorong peningkatan perekonomian kelautan dan perikanan,” ungkap Rifky di Jakarta, Kamis (4/1). (AFN)

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?
  • Terhibur (0.0%)
  • Terinspirasi (0.0%)
  • Senang (0.0%)
  • Tidak Peduli (0.0%)
  • Terganggu (0.0%)
  • Takut (0.0%)
  • Marah (0.0%)
  • Sedih (0.0%)

Comments

comments